Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pemkab Serang Genjot Upaya Golok Ciomas Masuk UNESCO, Dorong Kebangkitan Warisan Banten

Pemkab Serang Genjot Upaya Golok Ciomas Masuk UNESCO, Dorong Kebangkitan Warisan Banten

Banten Jumat, 14 November 2025 22:59 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Serang — Pemerintah Kabupaten Serang menegaskan langkah besar untuk membawa Golok Ciomas menuju pengakuan dunia melalui daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Komitmen ini disampaikan secara terbuka dalam Festival Golok Ciomas 2025 di Kecamatan Ciomas, sebuah momentum yang sekaligus menandai kebangkitan kembali simbol perjuangan historis masyarakat Banten.

Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, menyatakan bahwa pengajuan Golok Ciomas tidak hanya bertujuan melindungi benda pusaka, tetapi juga meneguhkan identitas budaya Banten di panggung internasional.

Advertisement

“Golok Ciomas bukan hanya alat, tetapi spirit perjuangan yang diwariskan dari leluhur. Sudah saatnya kita perjuangkan agar diakui UNESCO,” kata Najib.

Camat Ciomas, Ugun Gurmilang, dalam kesempatan yang sama menekankan bahwa Golok Ciomas berkaitan erat dengan jejak perjuangan Sultan Maulana Hasanudin, Raja pertama Kesultanan Banten.

“Golok Ciomas menjadi salah satu senjata yang mendampingi perjuangan Sultan Hasanudin. Ini bukan sekadar benda, tetapi simbol sejarah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wagub Dimyati Apresiasi Sunatan Massal Gratis Pendekar 08 Banten di Tangsel

Upaya pengajuan ke UNESCO dianggap strategis untuk memperkuat posisi Golok Ciomas sebagai ikon budaya nasional. Bila berhasil, Banten akan bergabung dengan sejumlah daerah lain di dunia yang berhasil menginternasionalisasi warisan lokalnya.
Sejalan Dengan Tren Global Pelestarian Budaya

Langkah Pemkab Serang ini selaras dengan tren global yang banyak disoroti oleh media internasional.

BBC Culture sebelumnya menulis bahwa upaya pelestarian tradisi lokal di abad modern semakin penting karena “banyak artefak tradisional dunia terdesak oleh modernisasi cepat” (BBC Culture Report on Endangered Traditions, 2024).

The Guardian juga menyoroti meningkatnya minat negara-negara Asia dalam mendaftarkan tradisi lokal ke UNESCO sebagai strategi cultural diplomacy untuk memperkuat identitas nasional (The Guardian, 2023).

Sementara itu, UNESCO dalam rilisnya menegaskan bahwa pelestarian benda budaya tradisional menjadi instrumen penting menjaga keberagaman global di tengah homogenisasi budaya.

BACA JUGA:  Dititipkan Saat Ibu Jadi TKW, Anak di Serang Diduga Dirudapaksa Kerabat Sejak 2019

Dengan demikian, upaya Pemkab Serang mendorong Golok Ciomas ke UNESCO bukan hanya isu lokal, tetapi bagian dari gelombang internasional mempertahankan warisan di tengah arus globalisasi.

Najib Hamas juga menekankan pentingnya partisipasi generasi muda dalam menjaga kelangsungan budaya Banten. Menurutnya, keberhasilan pengajuan UNESCO hanya mungkin tercapai jika masyarakat terlibat aktif.

“Generasi penerus harus memahami bahwa kita memiliki aset budaya luar biasa. Edukasi dan kebanggaan itu harus diturunkan,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga memantapkan rencana menjadikan Festival Golok Ciomas sebagai agenda tahunan berskala nasional untuk menarik perhatian publik dan memperkuat posisi Golok Ciomas dalam nominasi UNESCO.

Dengan dukungan masyarakat, akademisi, serta pemerintah daerah, upaya penobatan Golok Ciomas sebagai warisan budaya dunia diharapkan dapat membuka jalan bagi artefak dan tradisi Banten lainnya untuk mendapat pengakuan serupa.

Advertisement

Hamas Sejarah Tradisi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Banten

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Banten

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Banten

Pemancing Asal Jepara Hilang Terseret Ombak di Perairan Merak

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.