Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Satu Aliran, Satu Solusi: Ahmad Muhibin Desak Penanganan Banjir Serang Lewat Kolaborasi Lintas Batas

Satu Aliran, Satu Solusi: Ahmad Muhibin Desak Penanganan Banjir Serang Lewat Kolaborasi Lintas Batas

Banten Rabu, 14 Januari 2026 20:17 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,  Serang– Di tengah kepungan air yang merendam pemukiman warga, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibin melakukan peninjauan langsung ke titik-titik krusial banjir di wilayah Ciruas pada Selasa (13/1/2026) malam. Kehadirannya di Komplek Taman Ciruas Permai dan Bumi Ciruas Permai 2 bukan sekadar seremoni, melainkan membawa pesan tegas mengenai perlunya meruntuhkan ego sektoral dalam mengatasi bencana tahunan ini.

​Muhibin menyoroti bahwa banjir yang melanda Desa Ranjeng dan sekitarnya bukanlah masalah yang berdiri sendiri. Secara geografis, aliran air yang memicu luapan ini melintasi batas administratif, mengalir dari hulu di Kota Serang menuju hilir di Kabupaten Serang. Kondisi ini membuat upaya perbaikan yang bersifat parsial atau sepihak menjadi tidak efektif.

BACA JUGA:  Aset Daerah Rawan Menguap, Temuan BPK Bongkar Misteri Puluhan Kendaraan Dinas Hilang

Advertisement

​“Kalau bicara banjir karena luapan sungai, itu tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Hulunya di Kota Serang, hilirnya di Kabupaten Serang. Maka penanganannya harus kolektif dan kolaboratif,” ujar Muhibin di sela-sela peninjauannya.

​Langkah solutif sebenarnya telah dipetakan sejak akhir Desember 2025 melalui rapat koordinasi strategis di Pendopo Gubernur Banten. Pertemuan tersebut telah mengunci komitmen antara Pemprov Banten, Pemkab Serang, Pemkot Serang, hingga BBWS Cidanau–Ciujung–Cidurian. Namun, Muhibin menekankan bahwa eksekusi teknis memiliki tantangan tersendiri di lapangan, terutama saat debit air masih tinggi.

​“Dalam kondisi banjir, kita memang belum bisa bekerja maksimal secara teknis. Setelah air surut, baru penanganan jangka panjang bisa dilakukan bersama-sama,” jelasnya.

BACA JUGA:  Danrem MY Hadiri Seren Taun Cisitu. Brigjen Daru Cahyadi : Adat Budaya Memperkuat Pertahanan Negara

​Selain faktor kiriman air, fakta bahwa banyak pemukiman warga berada di posisi yang lebih rendah dari badan sungai menjadi pekerjaan rumah yang berat. Dibutuhkan rekayasa teknis yang berkelanjutan agar warga tidak terus-menerus menjadi langganan banjir.

​Menutup kunjungannya, Muhibin menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada warga yang tengah berjuang di tengah genangan air. Ia meminta masyarakat untuk memberikan ruang bagi pemerintah dalam mengimplementasikan solusi yang telah direncanakan.

​“Kami turut prihatin atas musibah ini. Mohon masyarakat bersabar dan percaya kepada pemerintah, baik Pemkab Serang, Pemkot Serang, Pemerintah Provinsi Banten, maupun BBWS. Insyaallah, dengan semangat kolektif dan kolaboratif, persoalan banjir ini akan diselesaikan,” pungkasnya.

Advertisement

Aksi DPR DPRD
Nusyogi

BERITA LAINNYA

Banten

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Banten

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Banten

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Banten

Pemancing Asal Jepara Hilang Terseret Ombak di Perairan Merak

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.