Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Haul Abuya Ibrahim ke-37, Mengenang Perjalanannya di Banten Selatan

Haul Abuya Ibrahim ke-37, Mengenang Perjalanannya di Banten Selatan

Banten Kamis, 25 Juni 2026 20:25 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak – Prosesi Haul ke-37 Abuya Ibrahim bin Ahmad dilaksanakan bertempat di Majlis taklim Mathlabul Hidayah, Desa Pagelaran Kecamatan Malingping, Kamis malam (25/6/2026). Sejak dua hari sebelumnya, acara di isi berbagai kegiatan santri dan alumni dari Cangkudu Baros dan juga santri dan alumni di Banten Selatan.

Ketua Pelaksana, Musofa mengatakan, bahwa giat rutinitas haul tersebut selain acara rutin juga untuk merajut silaturahmi antar santri, alumni dan tokoh masyarakat.

Advertisement

“Dalam suasana kesederhanaan ini, haul ini selain menjalin silaturahmi antar santri dan tokoh, juga untuk mengenang tentang perjalanan beliau sejak sewaktu zaman revolusi fisik hingga akhir hayatnya yang terus mengembangkan ilmu agama untuk santri-santrinya kala itu,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dwi Jaya FC Tundukkan Heulang Bodas 2-0, Melaju Mulus di Babak 16 Besar Persidura CUP 2026

Menurutnya, banyak pelajaran yang bisa dipetik dari perjalanan Abuya Ibrahim tersebut, “Di zaman revolusi fisik, tahun 1946, Sang Abuya sempat ditunjuk menjadi Wedana di tatar Cilangkahan, Lebak selatan. Saat itu yang jadi Residen Banten adalah KH Ahmad Khatib,” terangnya.

Diketahui, di pada haul ke-37 Abuya Ibrahim tersebut, panitia juga mengundang berbagai unsur lapisan, mulai dari tokoh ulama, dan juga unsur birokrat seperti Gubernur Banten.

Sementara, Cucu dari Abuya Ibrohim, KH Jamil M Yunus bersama KH Son Haji selaku tuan rumah berharap, bahwa jalinan silaturahmi antar ulama dan santri harus tetap terpelihara.

BACA JUGA:  Pemkot Cilegon dan Densus 88 Sinergi Benteng Kebangsaan Tangkal Radikalisme Digital

“Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan haul ini. Dan kami mohon maaf jika banyak kekurangan dalam kegiatan ini. Semoga kaum santri di Banten Selatan ini tetap setia membangun silaturahmi dan dalam siar Islam,” ungkapnya. (*)

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Hari Pramuka ke-65, Kapolda Banten Tekankan Pentingnya Karakter dan Kemandirian Generasi Muda

Banten

Polda Banten Salurkan 1.000 Sembako dan 500 Tas dalam Bakti Sosial di Bayah

Banten

Resmi Dilaporkan: Kantor DPRKP Banten Diduga Dialihfungsikan Jadi ‘Gudang Stempel’ Perusahaan Swasta

Banten

Perkuat Persaudaraan, Bupati Serang Ratu Zakiyah Ramaikan Perlombaan HUT ke 81 RI

BERITA TERBARU

Sapu Bersih BUMN: Prabowo Opsi Usut Direksi 30 Tahun ke Belakang Hingga Bentuk Pengadilan Ad Hoc

Hari Pramuka ke-65, Kapolda Banten Tekankan Pentingnya Karakter dan Kemandirian Generasi Muda

Spider-Man: Brand New Day. Terlaris 2026

Hidup Tenang, Tidak Berlebihan: Kembali ke Kesederhanaan yang Menentramkan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.