GazanaPublika.com, Lebak – Prosesi Haul ke-37 Abuya Ibrahim bin Ahmad dilaksanakan bertempat di Majlis taklim Mathlabul Hidayah, Desa Pagelaran Kecamatan Malingping, Kamis malam (25/6/2026). Sejak dua hari sebelumnya, acara di isi berbagai kegiatan santri dan alumni dari Cangkudu Baros dan juga santri dan alumni di Banten Selatan.
Ketua Pelaksana, Musofa mengatakan, bahwa giat rutinitas haul tersebut selain acara rutin juga untuk merajut silaturahmi antar santri, alumni dan tokoh masyarakat.
“Dalam suasana kesederhanaan ini, haul ini selain menjalin silaturahmi antar santri dan tokoh, juga untuk mengenang tentang perjalanan beliau sejak sewaktu zaman revolusi fisik hingga akhir hayatnya yang terus mengembangkan ilmu agama untuk santri-santrinya kala itu,” ujarnya.
Menurutnya, banyak pelajaran yang bisa dipetik dari perjalanan Abuya Ibrahim tersebut, “Di zaman revolusi fisik, tahun 1946, Sang Abuya sempat ditunjuk menjadi Wedana di tatar Cilangkahan, Lebak selatan. Saat itu yang jadi Residen Banten adalah KH Ahmad Khatib,” terangnya.
Diketahui, di pada haul ke-37 Abuya Ibrahim tersebut, panitia juga mengundang berbagai unsur lapisan, mulai dari tokoh ulama, dan juga unsur birokrat seperti Gubernur Banten.
Sementara, Cucu dari Abuya Ibrohim, KH Jamil M Yunus bersama KH Son Haji selaku tuan rumah berharap, bahwa jalinan silaturahmi antar ulama dan santri harus tetap terpelihara.
“Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan haul ini. Dan kami mohon maaf jika banyak kekurangan dalam kegiatan ini. Semoga kaum santri di Banten Selatan ini tetap setia membangun silaturahmi dan dalam siar Islam,” ungkapnya. (*)
