Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pemkot Cilegon dan Densus 88 Sinergi Benteng Kebangsaan Tangkal Radikalisme Digital

Pemkot Cilegon dan Densus 88 Sinergi Benteng Kebangsaan Tangkal Radikalisme Digital

Banten Kamis, 25 Juni 2026 13:31 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Cilegon – Pemerintah Kota Cilegon bersama Satgaswil Banten Densus 88 Anti Teror (AT) Polri secara resmi memperkuat benteng pertahanan kebangsaan guna mencegah penyebaran paham intoleransi dan radikalisme sejak dini. Langkah preventif ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi wawasan kebangsaan berskala masif yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan di wilayah Kota Cilegon pada Rabu (26/6/2026).

Langkah strategis ini diambil sebagai respons nasional untuk memperkuat ketahanan ideologi bangsa serta menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penguatan wawasan kebangsaan dinilai mendesak karena penyebaran paham radikal dan intoleransi kini semakin masif memanfaatkan ruang digital demi menyasar generasi muda.

Advertisement

Kasatgaswil Banten Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan bahwa selain melakukan penegakan hukum terhadap tindak pidana terorisme, upaya edukasi preventif menjadi instrumen krusial dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Saat ini, kelompok radikal aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama propaganda dan perekrutan, terutama mengincar anak-anak serta remaja yang rentan terpengaruh informasi tidak terverifikasi.

BACA JUGA:  Menu MBG di SDN 1 Malingping Disorot Orang Tua Murid

“Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat. Peran pemerintah, tokoh agama, dunia pendidikan, hingga keluarga sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mencegah berkembangnya paham intoleransi maupun radikalisme,” ujar Mayndra.

Guna membendung ancaman tersebut, Densus 88 AT Polri secara konsisten menggelar sosialisasi ke berbagai sekolah dan lingkungan masyarakat di Cilegon. Fokus utama gerakan ini adalah penguatan literasi digital agar generasi muda memiliki kemampuan menyaring informasi di dunia maya serta tidak mudah terpapar paham yang bertentangan dengan nilai luhur kebangsaan.

“Media sosial menjadi salah satu sarana yang banyak digunakan untuk menyebarkan propaganda. Karena itu, pengawasan dan perhatian keluarga sangat dibutuhkan agar anak-anak tidak mudah terpengaruh oleh paham radikal,” kata Mayndra menambahkan.

Dalam pelaksanaannya, Satgaswil Banten Densus 88 AT Polri membangun kolaborasi lintas sektoral bersama Pemerintah Kota Cilegon, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kementerian Agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Bhabinkamtibmas, hingga unsur pendidikan untuk membentengi masyarakat.

BACA JUGA:  Pengurus Cabang dan Komisariat IMC Sampaikan Pernyataan Sikap Mengenai Gugatan Hasil-hasil MUSTI XI

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi yang terjalin erat antara pemerintah daerah dan Densus 88 AT Polri dalam menjaga kondusivitas daerah. Menurutnya, pembekalan wawasan kebangsaan ini merupakan sarana vital untuk mempererat persatuan sekaligus meningkatkan kewaspadaan kolektif masyarakat.

“Kami berharap melalui sinergi antara pemerintah daerah, Polri, Densus 88, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat, Kota Cilegon dapat menjadi daerah yang semakin aman, damai, dan kondusif,” ujar Robinsar.

Robinsar menegaskan bahwa terorisme dan radikalisme adalah ancaman nyata yang berpotensi memicu konflik sosial, memecah belah warga, dan mengganggu kedaulatan bangsa. Oleh sebab itu, skema pencegahannya wajib dilakukan secara menyeluruh dengan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama. Kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mendeteksi potensi penyebaran paham radikal sejak dini,” tandas Robinsar.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Banten

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Banten

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Banten

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version