Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » TTKKBI Kabupaten Tangerang Gelar Ketjeran Tjimande, Dua DPC Dikukuhkan

TTKKBI Kabupaten Tangerang Gelar Ketjeran Tjimande, Dua DPC Dikukuhkan

Banten Minggu, 23 Agustus 2026 2:18 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Tangerang — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kabupaten Tangerang menggelar ritual Ketjeran Tjimande sekaligus mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kecamatan Mauk dan Pakuhaji.

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Ketua DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang, Kampung Santri Asem, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Sabtu (22/8/2026).

Advertisement

Ritual Ketjeran Tjimande yang digelar secara khidmat tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi dalam memperkuat nilai moral, mental, keimanan, serta kecintaan terhadap budaya dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang Yaman Kala Hideung mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar ritual budaya, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan membangun karakter para anggota agar tetap berada dalam koridor agama, adat, dan kehidupan bermasyarakat.

“Ketjeran Tjimande ini kami laksanakan sebagai bentuk rasa syukur, doa, sekaligus penguatan mental dan moral agar seluruh anggota tetap patuh pada koridor yang ada, taat dalam beragama dan cinta kepada NKRI,” ujar Yaman.

Menurutnya, TTKKBI hadir di tengah masyarakat dengan membawa semangat persatuan, gotong royong dan kebersamaan. Organisasi tersebut juga berkomitmen menjaga serta melestarikan warisan budaya Banten.

Yaman menambahkan, ritual Ketjeran Tjimande memiliki makna penting bagi anggota karena ilmu harus menjadi penerang dalam kehidupan dan digunakan untuk membedakan antara sesuatu yang benar dan yang batil.

BACA JUGA:  Kapolsek Kragilan Rayakan Ulang Tahun di Tengah Pengamanan Grand Final Persidura Cup 1

“Karena itu, kuatkan ilmu dengan pondasi keimanan dan ketaatan agar tidak salah jalan. Dengan demikian, ilmu dapat bermanfaat dalam kehidupan di tengah masyarakat dan menjadi keberkahan dunia dan akhirat,” katanya.

Selain ritual Ketjeran Tjimande, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPC TTKKBI Kecamatan Mauk dan Kecamatan Pakuhaji. Pengukuhan ini menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi TTKKBI di wilayah Kabupaten Tangerang.

Pemkab Tangerang Apresiasi Pelestarian Budaya

Perwakilan Bupati Tangerang, Iwan Firmansyah, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan TTKKBI Kabupaten Tangerang. Menurutnya, keberadaan organisasi budaya memiliki peran dalam mempertahankan nilai-nilai tradisi sekaligus mempererat persatuan masyarakat.

“Saya selaku perwakilan Bupati Kabupaten Tangerang menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan peran TTKKBI dalam menjaga nilai-nilai budaya serta mempererat persatuan di tengah masyarakat,” ujar Iwan.

Ia berharap TTKKBI semakin solid dan berkembang sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Menurut Iwan, Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung kegiatan positif yang tidak hanya memperkuat persatuan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda agar tetap berpegang pada nilai budaya, agama dan kebangsaan.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah untuk memperkuat sinergi, menjaga persatuan serta bersama-sama membangun Kabupaten Tangerang yang semakin maju,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum TTKKBI H. TB Arip Hidayat mengatakan Ketjeran Tjimande merupakan tradisi yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Maulid. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai salah satu momentum penting untuk berkumpul, bersilaturahmi dan mendoakan para karuhun.

BACA JUGA:  Diduga Langgar Fungsi Trotoar, Pemilik Konter HP di Kota Serang Terlibat Adu Mulut dengan Satpol PP

“Alhamdulillah pada malam ini kita berkumpul bersama dalam rangka ritual Ketjeran Tjimande, yang disebut juga lebaran Tjimande, setahun sekali di bulan Maulid,” kata Arip.

Ia berharap seluruh anggota TTKKBI senantiasa mendapat perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.

Arip juga menyampaikan perkembangan organisasi TTKKBI yang menurutnya kini telah memiliki jaringan di sejumlah provinsi di Indonesia.

Ia menegaskan, TTKKBI dibangun sebagai wadah yang dapat mempertemukan berbagai perguruan dan aliran seni budaya tanpa membedakan latar belakang perguruan.

Menurutnya, keberadaan wadah bersama tersebut diharapkan mampu menghilangkan ego antarkelompok sehingga berbagai perguruan dapat bersatu dan membangun hubungan yang lebih harmonis.

“Semua bagus menurut saya. Karena itu dibentuklah wadah agar seluruh perguruan bisa bersatu,” ujarnya.

Arip mengatakan meski usia TTKKBI masih relatif muda, organisasi tersebut terus berkembang karena didukung jaringan dan para pelaku seni budaya yang telah lama berkecimpung di bidangnya.

Ia menyebut TTKKBI saat ini telah berkembang hingga delapan provinsi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan pengurus TTKKBI tingkat pusat dan Provinsi Banten, jajaran DPW II Kabupaten Tangerang, DPC se-Kabupaten Tangerang, perwakilan pemerintah daerah, Kesbangpol, unsur kecamatan, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan dan undangan lainnya.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Banten

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Banten

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

Banten

Polda Banten Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolda Tekankan Keteladanan Rasulullah

Banten

IMC Cabang Malingping Perkuat Kultur Daerah melalui Gelar Boedaja

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.