Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

Banten Senin, 31 Agustus 2026 13:44 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Tangerang — Driver Lokal Pribumi Lontar menyampaikan keberatan terhadap rencana penambahan mitra atau armada baru dari luar wilayah untuk pengangkutan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dari PLTU 3 Lontar, Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (31/8/2026).

Aspirasi tersebut disampaikan para driver yang selama ini menjalankan pengangkutan FABA ke sejumlah desa. Mereka meminta manajemen PLTU 3 Lontar serta EPN dan IP Lontar mempertimbangkan keberlangsungan mata pencaharian driver lokal yang selama ini bergantung pada pekerjaan tersebut.

Advertisement

Perwakilan Driver Lokal Pribumi Lontar, Dede Pardede, mengatakan kondisi pendapatan para driver saat ini sudah cukup terbatas. Dalam beberapa waktu terakhir, driver lokal rata-rata hanya memperoleh sekitar satu hingga dua ritasi per hari.

Menurutnya, keterbatasan ritasi tersebut terjadi ketika volume pekerjaan pengangkutan FABA ke desa-desa juga semakin menurun. Bahkan, para driver mengaku tidak jarang menghadapi hari tanpa muatan atau tidak mendapatkan pekerjaan sama sekali.

“Walaupun pendapatan akhir-akhir ini yang diperoleh sangat minim, kami tetap menjalankan pekerjaan tersebut dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian dan dukungan terhadap kegiatan operasional,” kata Dede.

Para driver khawatir penambahan mitra atau armada baru dari luar wilayah akan semakin mempersempit kesempatan mereka memperoleh ritasi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi berdampak langsung terhadap pendapatan para driver dan keberlangsungan ekonomi keluarga mereka.

BACA JUGA:  Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

Driver lokal juga mempersoalkan belum adanya sosialisasi dan penjelasan yang dinilai memadai terkait rencana pemberian kontrak atau kerja sama baru kepada pihak lain.

Mereka meminta setiap kebijakan terkait kontrak, penambahan mitra armada, serta pembagian ritasi dilakukan secara terbuka dan adil dengan mempertimbangkan keberadaan driver lokal yang selama ini telah menjalankan pekerjaan pengangkutan FABA.

“Dalam kondisi volume pekerjaan yang sudah terbatas, penambahan armada baru dari luar wilayah justru berpotensi menambah persaingan dan membuat driver lokal semakin sulit mendapatkan ritasi,” ujar Dede.

Atas kondisi tersebut, Driver Lokal Pribumi Lontar meminta manajemen EPN dan IP Lontar membatalkan rencana penambahan mitra atau armada baru dari luar wilayah.

Mereka juga meminta driver lokal yang selama ini telah bekerja sejak awal tetap diprioritaskan, termasuk dalam pembagian ritasi dan kesempatan kerja.

Selain itu, para driver meminta adanya transparansi dan sosialisasi setiap kali terdapat kebijakan baru mengenai kontrak maupun kerja sama dengan mitra armada. Mereka berharap keberadaan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal tetap menjadi perhatian agar aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar PLTU 3 Lontar dapat terus berjalan.

BACA JUGA:  ALARM Lebak Layangkan Surat Pemberitahuan Aksi, Ribuan Massa Siap Duduki Gedung DPRD Tuntut Pemecatan Ketua Dewan

Setelah menyampaikan aspirasi, perwakilan Driver Lokal Pribumi Lontar kemudian mendapatkan undangan untuk melakukan komunikasi dan negosiasi secara langsung dengan pihak terkait.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung di sebuah kantor di Jakarta pada Rabu, 2 September 2026.

Dengan adanya agenda pertemuan tersebut, para driver yang sebelumnya berkumpul di area jalan PLTU kemudian membubarkan diri dengan tertib. Selanjutnya, aspirasi mereka akan disampaikan melalui perwakilan dalam forum komunikasi dan negosiasi tersebut.

Para driver berharap pertemuan di Jakarta menghasilkan solusi yang adil dan transparan, sekaligus mampu menjaga keberlangsungan pekerjaan mereka tanpa mengabaikan kepentingan pihak-pihak lain.

Mereka menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan bukan semata-mata mengenai pembagian pekerjaan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan mata pencaharian masyarakat lokal yang selama ini berada di sekitar kawasan PLTU.

“Kami berharap pihak manajemen dapat memberikan perhatian serius terhadap keberadaan Driver Lokal Pribumi Lontar sebagai bagian dari masyarakat sekitar yang selama ini telah ikut mendukung kegiatan operasional,” tutup Dede.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Banten

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Banten

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

Banten

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Banten

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

BERITA TERBARU

Lada ‘Black Gold’, Artisnya Rempah-Rempah Zaman Kolonial

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.