Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Menilai Kualitas Calon Pemimpin Banten Melalui Analisis APBD

Menilai Kualitas Calon Pemimpin Banten Melalui Analisis APBD

Banten Jumat, 20 September 2024 14:49 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ilustrasi - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi (foto: Investor.id)

Advertisement

GazanaPublika.com, Serang – Menjelang Pilkada Serentak 2024, perhatian masyarakat Banten saat ini terfokus pada persaingan ketat antara dua pasangan calon gubernur, yakni Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi dan Andra Soni-Dimyati Natakusumah. Namun, di tengah riuhnya suasana pra kampanye, Dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Banten menyoroti pentingnya mengevaluasi komitmen para calon melalui pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“APBD adalah refleksi dari niat politik; bagaimana anggaran dialokasikan menunjukkan seberapa jauh janji kampanye dapat diwujudkan,” ucap seorang dosen Unma, menggarisbawahi bahwa APBD merupakan indikator penting dalam menilai keseriusan calon gubernur terhadap kesejahteraan rakyat dan pembangunan daerah.

Advertisement

Cerminan Komitmen

APBD tidak hanya sekadar deretan angka; lebih dari itu, ia mencerminkan prioritas politik dan tindakan nyata untuk merealisasikan janji kampanye. “Dengan menelaah alokasi anggaran, kita bisa memahami sejauh mana calon gubernur berkomitmen pada sektor-sektor kunci seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap angka dalam APBD mencerminkan tekad para calon pemimpin. “Jika anggaran untuk pendidikan dan kesehatan meningkat, ini bisa menjadi indikasi niat baik mereka. Sebaliknya, jika lebih banyak dana dialokasikan untuk belanja pegawai, itu menunjukkan ketidakcocokan antara janji dan tindakan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Diduga Langgar Fungsi Trotoar, Pemilik Konter HP di Kota Serang Terlibat Adu Mulut dengan Satpol PP

Dosen tersebut juga menjelaskan bahwa analisis APBD dapat dilakukan melalui beberapa metode ilmiah, termasuk analisis deskriptif yang memetakan perubahan alokasi anggaran dari tahun ke tahun, serta analisis komparatif yang menilai konsistensi antara janji kampanye dan realisasi anggaran. “Jika seorang calon berjanji untuk mereformasi sektor kesehatan tetapi anggaran untuk sektor tersebut malah menurun, ini bisa menjadi sinyal adanya masalah,” paparnya.

Ketidakseimbangan Alokasi

Dalam APBD Banten 2024, alokasi signifikan untuk belanja pegawai menjadi sorotan, sementara sektor-sektor prioritas seperti pendidikan dan kesehatan mendapat porsi anggaran yang lebih kecil. “Hal ini mencerminkan bahwa kebutuhan birokrasi sering kali mengalahkan kepentingan publik, yang pada akhirnya dapat merugikan masyarakat,” katanya.

Dia juga menyinggung Nota Pengantar Gubernur untuk Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2025. Dengan total anggaran sebesar Rp11,138 triliun dan defisit Rp4,037 triliun, ia menekankan pentingnya menjaga transparansi dalam pengelolaan anggaran dan penerimaan daerah. “Transparansi dalam pengelolaan pajak dan bea sangat krusial untuk memastikan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sentuhan Merah Putih di Jembatan Banjar Agung: Cara Ditsamapta Polda Banten Dekatkan Diri dengan Warga

Rekomendasi untuk Masa Depan

Menjelang Pilkada 2024, dosen tersebut mendorong masyarakat untuk menilai keseriusan calon pemimpin melalui pengelolaan anggaran daerah. “Pilkada bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga tentang menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan APBD,” ujarnya.

Dalam konteks ini, ia menekankan bahwa analisis APBD adalah alat penting untuk mengukur sejauh mana calon gubernur berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. “Dengan pendekatan ilmiah dan data yang tepat, masyarakat dapat menilai realisasi janji politik melalui pengelolaan anggaran daerah,” tandasnya.

Terakhir, ia mengajak seluruh masyarakat Banten untuk bersama-sama mendorong penggunaan anggaran yang bijaksana demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Mari kita wujudkan kehidupan yang lebih baik untuk semua warga Banten,” tutupnya. (Red)

Advertisement

Universitas Mathla'ul Anwar
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Banten

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Banten

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

Banten

TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

Banten

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

BERITA TERBARU

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.