GazanaPublika.com, Serang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Banten pada Sabtu (3/1/2025). Tinggi gelombang diprediksi mencapai 2,5 meter, sehingga wisatawan dan pelaku pelayaran diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Potensi gelombang tinggi di laut Banten sepanjang hari ini berkisar antara 1,5 hingga 2,5 meter,” demikian pernyataan BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas 1 Serang.

Wilayah yang diperkirakan terdampak gelombang tinggi ini meliputi Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak. Kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran dan wisata di kawasan tersebut.

BMKG mengingatkan pelaku pelayaran, termasuk nelayan, pengemudi kapal tongkang, dan kapal feri, untuk berhati-hati terhadap angin kencang dan gelombang tinggi. Wisatawan yang mengunjungi pantai di wilayah Banten juga diimbau untuk tidak berenang di laut guna menghindari risiko kecelakaan.

“Keselamatan adalah prioritas utama, baik bagi pelaku pelayaran maupun wisatawan yang berada di sekitar perairan Banten,” tulis BMKG.

Meski potensi gelombang tinggi terjadi di perairan, sebagian besar wilayah daratan Banten diperkirakan akan berawan hingga cerah berawan dari pagi hingga malam hari. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celcius, dengan kelembapan udara 60–90 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 5–30 km/jam.

Warga yang beraktivitas di wilayah pesisir dan pelayaran diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca dari BMKG untuk mengantisipasi kondisi yang tidak terduga.

Redaksi

Exit mobile version