Advertisement
GazanaPublika.com, Serang — Festival Pencak Silat Ketjeran Tjimande yang digelar dalam rangka Milad ke-3 Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) berlangsung meriah. Kegiatan yang digelar di Jalan Kagungan, Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Sabtu (12/9/2026), itu menjadi ruang bagi anak-anak TTKKBI dan padepokan di bawahnya untuk menampilkan kemampuan seni gerak silat.
Ketua Umum TTKKBI H. Tb. Arif Hidayat menegaskan, kegiatan tersebut bukan turnamen pencak silat dalam pengertian pertandingan olahraga, melainkan bagian dari rangkaian kegiatan internal TTKKBI yang dikemas untuk menampilkan keindahan gerakan silat sekaligus memberikan hiburan bagi anak-anak TTKKBI.
Advertisement
‘Ini untuk menghibur anak-anak TTKKBI. Kita buat suasananya supaya mereka bisa tampil, bergembira, sekaligus menunjukkan gerakan-gerakan silat yang mereka pelajari,’ ujar H. Tb. Arif Hidayat.
Peserta festival berasal dari lingkungan internal TTKKBI, yakni DPC dan DPW TTKKBI serta padepokan-padepokan yang berada di bawah naungannya. Karena itu, kegiatan tersebut tidak dibuka sebagai kompetisi umum yang mempertemukan pesilat dari berbagai organisasi.
Gerakan silat menjadi inti dari penampilan peserta. Mereka membawakan dua kategori, yakni Jurus Baku Khas TTKKBI dan Jurus Khas Masing-Masing Padepokan. Seluruh penampilan dilakukan secara berkelompok dengan penekanan pada ketepatan, kekompakan dan kualitas gerakan.
Meski dikemas dalam suasana hiburan dan silaturahmi, penampilan para peserta tetap dinilai oleh dewan juri. Penilaian dilakukan oleh Khotib, Ade Mulyana, S.Pd., Sri Isyana T.D., Herman, dan Dindin, dengan pengawasan dari Jalaludin.
Dari hasil penilaian, DPC Kragilan B menjadi yang terbaik pada Kategori Jurus Baku Khas TTKKBI dengan nilai 237. Juara berikutnya diraih DPC Kragilan A dengan nilai 228 dan DPC Cipocok Jaya B dengan nilai 226.
Sementara pada Kategori Jurus Khas Masing-Masing Padepokan, DPW II TTKKBI Kota Cilegon memperoleh nilai tertinggi 254 dan meraih Juara 1. DPC Kragilan D berada di posisi kedua dengan nilai 235, sedangkan DPC TTKKBI Pulomerak meraih posisi ketiga dengan nilai 233.
Dalam festival ini, penghargaan tidak hanya diberikan dalam bentuk penetapan juara. Para peserta terbaik memperoleh piala dan piagam sebagai bentuk apresiasi atas penampilan mereka. Piagam juga diberikan kepada beberapa peserta yang dinilai memiliki gerakan terbaik.
Dari seluruh kontingen yang tampil, DPC Kragilan menjadi salah satu yang paling menonjol dalam perolehan piala. Kontingen dari Kragilan tercatat sebagai pemegang piala terbanyak dalam festival tersebut, setelah sejumlah perwakilannya berhasil meraih posisi juara di berbagai kategori.
Adapun berdasarkan akumulasi raihan dalam kategori yang dipertandingkan, DPW II TTKKBI Kota Cilegon ditetapkan sebagai Juara Umum dan berhak menerima trofi Juara Umum.
Bagi TTKKBI, kegiatan tersebut bukan semata-mata soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Panggung festival menjadi kesempatan bagi anak-anak dari lingkungan TTKKBI untuk berani tampil, memperlihatkan hasil latihan mereka dan menikmati kebersamaan dalam suasana Milad ke-3 organisasi.
Dengan konsep tersebut, seni gerak silat ditempatkan sebagai bagian dari hiburan sekaligus upaya menjaga agar anak-anak TTKKBI tetap dekat dengan jurus dan tradisi yang diwariskan melalui padepokan masing-masing.
Susunan Juara Festival Pencak Silat di Milad ke-3 TTKKBI 2026
Juara Umum
DPW II TTKKBI Kota Cilegon
Kategori Berkelompok Jurus Baku Khas TTKKBI
Juara 1: DPC Kragilan B — nilai 237
Juara 2: DPC Kragilan A — nilai 228
Juara 3: DPC Cipocok Jaya B — nilai 226
Kategori Berkelompok Jurus Khas Padepokan
Juara 1: DPW II TTKKBI Kota Cilegon — nilai 254
Juara 2: DPC Kragilan D — nilai 235
Juara 3: DPC TTKKBI Pulomerak — nilai 233
Advertisement
