Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Cilegon Raih Juara Umum di Festival Seni Silat TTKKBI

Cilegon Raih Juara Umum di Festival Seni Silat TTKKBI

Banten Senin, 14 September 2026 13:07 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,  Serang — Festival Pencak Silat Ketjeran Tjimande yang digelar dalam rangka Milad ke-3 Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) berlangsung meriah. Kegiatan yang digelar di Jalan Kagungan, Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Sabtu (12/9/2026), itu menjadi ruang bagi anak-anak TTKKBI dan padepokan di bawahnya untuk menampilkan kemampuan seni gerak silat.

Ketua Umum TTKKBI H. Tb. Arif Hidayat menegaskan, kegiatan tersebut bukan turnamen pencak silat dalam pengertian pertandingan olahraga, melainkan bagian dari rangkaian kegiatan internal TTKKBI yang dikemas untuk menampilkan keindahan gerakan silat sekaligus memberikan hiburan bagi anak-anak TTKKBI.

Advertisement

‘Ini untuk menghibur anak-anak TTKKBI. Kita buat suasananya supaya mereka bisa tampil, bergembira, sekaligus menunjukkan gerakan-gerakan silat yang mereka pelajari,’ ujar H. Tb. Arif Hidayat.

Peserta festival berasal dari lingkungan internal TTKKBI, yakni DPC dan DPW TTKKBI serta padepokan-padepokan yang berada di bawah naungannya. Karena itu, kegiatan tersebut tidak dibuka sebagai kompetisi umum yang mempertemukan pesilat dari berbagai organisasi.

Gerakan silat menjadi inti dari penampilan peserta. Mereka membawakan dua kategori, yakni Jurus Baku Khas TTKKBI dan Jurus Khas Masing-Masing Padepokan. Seluruh penampilan dilakukan secara berkelompok dengan penekanan pada ketepatan, kekompakan dan kualitas gerakan.

BACA JUGA:  Kapolda Banten: Pesta Rakyat Jadi Momentum Perkuat Kedekatan Polri dan Masyarakat

Meski dikemas dalam suasana hiburan dan silaturahmi, penampilan para peserta tetap dinilai oleh dewan juri. Penilaian dilakukan oleh Khotib, Ade Mulyana, S.Pd., Sri Isyana T.D., Herman, dan Dindin, dengan pengawasan dari Jalaludin.

Dari hasil penilaian, DPC Kragilan B menjadi yang terbaik pada Kategori Jurus Baku Khas TTKKBI dengan nilai 237. Juara berikutnya diraih DPC Kragilan A dengan nilai 228 dan DPC Cipocok Jaya B dengan nilai 226.

Sementara pada Kategori Jurus Khas Masing-Masing Padepokan, DPW II TTKKBI Kota Cilegon memperoleh nilai tertinggi 254 dan meraih Juara 1. DPC Kragilan D berada di posisi kedua dengan nilai 235, sedangkan DPC TTKKBI Pulomerak meraih posisi ketiga dengan nilai 233.

Dalam festival ini, penghargaan tidak hanya diberikan dalam bentuk penetapan juara. Para peserta terbaik memperoleh piala dan piagam sebagai bentuk apresiasi atas penampilan mereka. Piagam juga diberikan kepada beberapa peserta yang dinilai memiliki gerakan terbaik.

Dari seluruh kontingen yang tampil, DPC Kragilan menjadi salah satu yang paling menonjol dalam perolehan piala. Kontingen dari Kragilan tercatat sebagai pemegang piala terbanyak dalam festival tersebut, setelah sejumlah perwakilannya berhasil meraih posisi juara di berbagai kategori.

BACA JUGA:  Polda Banten Selidiki Dugaan Penambangan Tanah Urug di Kasemen

Adapun berdasarkan akumulasi raihan dalam kategori yang dipertandingkan, DPW II TTKKBI Kota Cilegon ditetapkan sebagai Juara Umum dan berhak menerima trofi Juara Umum.

Bagi TTKKBI, kegiatan tersebut bukan semata-mata soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Panggung festival menjadi kesempatan bagi anak-anak dari lingkungan TTKKBI untuk berani tampil, memperlihatkan hasil latihan mereka dan menikmati kebersamaan dalam suasana Milad ke-3 organisasi.

Dengan konsep tersebut, seni gerak silat ditempatkan sebagai bagian dari hiburan sekaligus upaya menjaga agar anak-anak TTKKBI tetap dekat dengan jurus dan tradisi yang diwariskan melalui padepokan masing-masing.

Susunan Juara Festival Pencak Silat di Milad ke-3 TTKKBI 2026

Juara Umum
DPW II TTKKBI Kota Cilegon

Kategori Berkelompok Jurus Baku Khas TTKKBI
Juara 1: DPC Kragilan B — nilai 237
Juara 2: DPC Kragilan A — nilai 228
Juara 3: DPC Cipocok Jaya B — nilai 226

Kategori Berkelompok Jurus Khas Padepokan
Juara 1: DPW II TTKKBI Kota Cilegon — nilai 254
Juara 2: DPC Kragilan D — nilai 235
Juara 3: DPC TTKKBI Pulomerak — nilai 233

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

Banten

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

Banten

IMC Gandeng Polres Lebak Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar Malingping

Banten

Perkuat Pencegahan Narkoba, Polres Lebak Edukasi Pelajar SMAN 2 Malingping

BERITA TERBARU

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version