Advertisement
GazanaPublika.com, Serang – Dewan Pimpinan Wilayah I Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Provinsi Banten menggelar pembukaan kegiatan Gembrungan Pencak Silat di halaman kantor sekretariat DPW I TTKKBI, Jalan Syekh Nawawi, Serang, pada Senin (6/5/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat seni dan budaya, sekaligus mempererat hubungan antar padepokan di wilayah Banten dan sekitarnya.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat dan daerah, antara lain Ketua Umum DPP TTKKBI H. Tb. Arif Hidayat, Wakil Ketua Umum H. Muslik, Sekjen H. Dodi Suryana, Ketua DPW I Banten H. Hudi Nurhudiyat, Ketua DPW I Jawa Barat Erin Rahmat, serta tokoh dari Ikatan Madura, Muhamad Naki. Tampak pula perwakilan dari DPW Jakarta, Lampung, Madura, dan sejumlah DPW II tingkat kabupaten/kota serta para Ketua DPC se-Banten. Kasepuhan dan perwakilan berbagai padepokan juga turut meramaikan acara, di antaranya Paguron Sengatan Kala Pancer (Serang) dan Warasatul Karuhun Cimamde (Lebak Wangi, Serang).
Ketua DPW I TTKKBI Banten, H. Hudi Nurhudiyat, dalam sambutannya menegaskan bahwa Gembrungan adalah wadah pertunjukan berbagai unsur seni budaya pencak silat yang sempat terhenti usai Ramadan. Kegiatan ini dihidupkan kembali sebagai bagian dari program pelatihan berkelanjutan.

“Gembrungan bukan hanya wadah menampilkan seni bela diri dan budaya, tetapi juga ajang memperkuat ikatan silaturahmi antar padepokan di Banten,” jelas Hudi.
Ia menambahkan bahwa jaringan TTKKBI telah menjangkau hingga tingkat kelurahan, RW, dan RT, sehingga kegiatan seperti ini menjadi penting untuk menjaga konsolidasi dan semangat kebersamaan.
“Saya berharap Pemerintah dapat lebih memperhatikan dan merangkul kami para pelestari budaya. TTKKBI adalah garda terdepan penjaga identitas bangsa,” tegasnya.
Ketua Umum DPP TTKKBI, H. Tb. Arif Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan Gembrungan merupakan agenda rutin latihan bersama antar-cabang. Ia juga menyampaikan bahwa kepengurusan TTKKBI di Banten sudah sangat kuat dan menyentuh hingga ke akar rumput.
“Meski tergolong organisasi muda, TTKKBI terus tumbuh di berbagai daerah. Dalam waktu dekat, kami juga akan melantik pengurus di Lampung yang saat ini sudah mencapai 90% kesiapan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC TTKKBI Lebak Wangi, Teguh Saputra, menyatakan kegembiraannya atas penyelenggaraan Gembrungan. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif karena melibatkan sekitar 300 santri dan anak-anak yang aktif dalam latihan pencak silat di wilayahnya.
“Kami bangga menjadi bagian dari TTKKBI, yang memuliakan seni dan warisan budaya leluhur,” ucap Teguh.
Lain halnya perwakilan Paguron Sengatan Kala Pancer, Ade Ahmad Syafrudin, turut memberikan apresiasi atas kiprah H. Hudi Nurhudiyat.
Menurutnya, Hudi adalah sosok yang pantas memimpin TTKKBI Banten karena telah mengabdi di dunia pencak silat sejak 1993 dan membina ribuan murid.
“Beliau bukan hanya guru silat, tapi juga pelestari sejati budaya. Kiprahnya luar biasa dan layak jadi panutan dan paguron yang diasuhnya ada beberapa seperti Pidhemba, Fizder, Sandi Alam termasuk Sengatan Kala Pancer yang saya pimpin,” ujar Ade.***
Advertisement
