Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Megawati Kritik Buzzer yang Menyudutkannya Saat Turun ke Lokasi Bencana

Megawati Kritik Buzzer yang Menyudutkannya Saat Turun ke Lokasi Bencana

Berita Utama Sabtu, 20 Desember 2025 2:27 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,  Jakarta — Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan kritik keras terhadap keberadaan buzzer yang kerap menyerangnya setiap kali ia turun langsung ke lokasi bencana. Menurut Megawati, kehadirannya di lapangan sering kali dipelintir seolah-olah hanya untuk kepentingan pencitraan, padahal dilandasi rasa kemanusiaan.

Dalam pidatonya pada agenda Seminar Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban yang digelar PDI-P di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025), Megawati mengenang pengalamannya saat mengunjungi lokasi bencana ketika masih menjabat sebagai presiden dan wakil presiden. Ia menceritakan peristiwa ketika menemukan seorang korban yang terjebak di atas pohon cemara selama beberapa hari.

BACA JUGA:  Kemenkeu Finalisasi Pengalihan Saham Whoosh, Kewajiban PSBI Tak Dibebankan Langsung ke APBN

Advertisement

“Mohon maaf, tentunya kalau sudah menjadi jenazah itu kan mulai membusuk. Itu ternyata katanya sudah empat hari, jadi saya ya langsung bilang, ‘Cepat diangkat’,” kata Megawati. “Alhamdulillah orang itu masih hidup diberi Allah. Ini saya tidak ngomong bohong karena saya ke situ,” sambungnya.

Namun, pengalaman kemanusiaan tersebut justru direspons negatif oleh sejumlah buzzer di media sosial. Megawati mengungkapkan bahwa ada pihak-pihak yang menuding kehadirannya di lokasi bencana sekadar mencari popularitas.

“Nanti ada saja mungkin buzzer bilang, ‘Ah Ibu Mega itu sok-sok saja mau cari nama’. Tidak,” tegas Megawati.

Ia pun mempertanyakan nurani dan rasa kemanusiaan para buzzer yang kerap melontarkan tudingan tersebut, terlebih di tengah situasi bencana yang menuntut empati dan kepedulian.

BACA JUGA:  Gibran Hormati Putusan MK soal Ijazah, Fokus Sukseskan Program Prabowo

“Kalau ada buzzer yang ngomong gitu, kamu cari buzzer-nya siapa? Bilang sama dia, kamu punya kemanusiaan apa tidak? Peri kemanusiaan kamu itu ke mana? Hanya jelek-jelekkan orang saja untuk mencari duit,” tuturnya.

Di hadapan para kader PDI-P, Megawati juga menegaskan pentingnya bekerja untuk rakyat dengan niat yang tulus. Ia mengingatkan agar perjuangan politik tidak dijalankan semata-mata demi pencitraan, apalagi tanpa keikhlasan.

“Makanya kamu ikhlas, kalau enggak berani, ikhlas, jangan, mundur, mundur,” kata Megawati.

Advertisement

Politik Presiden Soekarno
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version