Advertisement
JAKARTA, GAZANAPUBLIKA – Masuknya Iis Sugianto di wilayah Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat sudah menjadi buah bibir warga. Ada yang apatis dan ada juga yang simpatik.
Bagi Suryanto, fenomena seperti ini biasa saja. Sebab, setiap warga punya hak untuk mengapresiasi terhadap Caleg pilihannya masing-masing.
Advertisement
“Tak aneh menurut saya,” ujar Suryanto.
Namun, secara pribadi, Suryanto sangat merespons kehadiran Iis Sugianto kemarin (Minggu, 10/12/2023) di wilayahnya di RT 12 RW 06 Kelurahan Tegal Alur tersebut. Di sisi lain, ia merasa bangga sebagai warga Tegal Alur karena ada artis lawas yang mau berkunjung ke wilayahnya, Jakarta, Senin (11/12/2023)
“Justru saya berharap, Bunda Iis Sugianto (sapaan akrabnya—red) bisa menjadikan Iis sebagai ikon warga Tegal Alur dan sebaliknya, Bunda Iis harus bisa memperjuangkan sungguh-sungguh aspirasi warga Tegal Alur selanjutnya,” ungkap Suryanto.
Pernyataan ini sebetulnya untuk menjawab adanya segelintir warga yang skeptis menilai kehadiran Iis Sugianto. Padahal, jelasnya, dukungan warga Tegal Alur pada 2019 untuk Iis sudah terbukti banyak.
“Di sini ada sekitar kurang lebih 3000 pendukung Iis dan ada buktinya saat pemilu 2019. Dan itu untuk menjadi Caleg DPR RI,” jelas Suryanto.
Sebagai tokoh masyarakat RW 6 Tegal Alur, Suryanto pun terbilang baru mau terjun ke dunia politik. Dan ia terjun ke politik bukan karena adanya Iis Sugianto. Walau sebetulnya ia pun penggemar Iis Sugianto karena ia termasuk generasi lawas. Ia memberikan dukungan murni karena kesadarannya sebagai wujud ‘melek’ atas politik.
“Saya tidak mau buta sekali sama politik, jadi kita harus tahu politik. Selama ini kan saya boleh dibilang buta politik, Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa bilang melek terhadap politik. Jadi ingin tahu segala macamnya gitu, ternyata dunia politik itu sangat menantang,” jelasnya. (Red).
Advertisement
Advertisement
