GazanaPublika.com, Nagan Raya – Komitmen untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan anak terus dikukuhkan oleh sejumlah pemerintah daerah melalui kebijakan resmi. Langkah nyata ini salah satunya ditegaskan oleh Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan, di Suka Makmue pada akhir pekan lalu.
Ia menyatakan bahwa kebijakan yang mendorong keterlibatan ayah dalam momentum penting sekolah anak ini bukan lagi sekadar imbauan lisan. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah meresmikan gerakan tersebut secara tertulis melalui Surat Edaran Bupati Nomor 395 Tahun 2026.
Langkah serupa juga diambil oleh Pemerintah Kota Tangerang, Banten. Pemkot Tangerang secara resmi menerbitkan aturan mengenai pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Di Hari Pertama Sekolah. Pekan lalu, Asda II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menjelaskan bahwa Surat Edaran Nomor 15310 Tahun 2026 sengaja dikeluarkan untuk mengoptimalkan andil seorang ayah dalam mendampingi anak menyambut tahun ajaran baru.
Surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menindaklanjuti Surat Edaran Mendukbangga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026. Aturan pusat tersebut mengatur tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Ruta Ireng Wicaksono dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, gerakan ini memiliki tujuan besar untuk meningkatkan kualitas hubungan keluarga melalui partisipasi aktif para ayah dalam mengawal pendidikan serta tumbuh kembang buah hati mereka.
Melalui kebijakan ini, Pemkot Tangerang memberikan imbauan khusus kepada seluruh Aparatur Sipil Negara laki-laki yang mempunyai anak usia sekolah untuk menyempatkan diri mengantar anak mereka di hari pembuka masuk sekolah.
Guna menyukseskan gerakan ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah telah diinstruksikan untuk memberikan kelonggaran berupa penyesuaian waktu dinas. Kebijakan dispensasi waktu ini diatur sedemikian rupa agar para ASN laki-laki tetap dapat menjalankan peran keluarga mereka tanpa sedikit pun mengganggu jalannya pelayanan publik kepada masyarakat.
Tidak hanya sekadar mengantar, Pemkot Tangerang juga memotivasi para ayah untuk memanfaatkan momen hari pertama sekolah tersebut sebagai ruang diskusi bersama pihak guru. Melalui dialog langsung mengenai perkembangan akademik, pembentukan karakter, dan bakat anak, diharapkan tercipta sinergi yang kokoh antara lingkungan rumah dan sekolah demi menyokong kesuksesan proses pendidikan. (Red)

