Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Diskominfo Jabar Luruskan Isu Pergantian Nama Provinsi Menjadi Tatar Sunda

Diskominfo Jabar Luruskan Isu Pergantian Nama Provinsi Menjadi Tatar Sunda

Daerah Senin, 18 Mei 2026 20:22 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Bandung — Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memberikan klarifikasi resmi menyusul beredarnya kabar di media sosial yang menyebut adanya rencana pengubahan nama provinsi menjadi Tatar Sunda. Isu liar tersebut dikaitkan dengan langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, terkait penetapan hari peringatan baru di wilayah tersebut.

Spekulasi miring di kalangan warganet ini mencuat setelah pihak pemerintah daerah mengesahkan tanggal 18 Mei sebagai ‘Milangkala’ atau Hari Ulang Tahun (‘HUT’) Tatar Sunda. Peresmian tahun pertama momen bersejarah pada 18 Mei 2026 tersebut dirayakan melalui serangkaian acara pawai seni bertajuk ‘Kirab Budaya Mahkota Binokasih’. Perhelatan kebudayaan ini diarak melintasi sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat, dengan puncak perayaan yang dilangsungkan di Kota Bandung sepanjang hari Sabtu dan Minggu, 16–17 Mei 2026.

BACA JUGA:  Polisi Soroti Maraknya Aksi Geng Motor di Makassar, Delapan Serangan Acak Tercatat Selama April 2026

Advertisement

Membantah kabar burung tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Mas Adi Komar, menegaskan bahwa pencanangan Hari Tatar Sunda yang disemarakkan oleh kirab mengarak Mahkota Binokasih sama sekali bukan bagian dari agenda pemprov untuk mengutak-atik penamaan Jawa Barat.

Mas Adi Komar menerangkan bahwa perayaan komunal yang dinamai ‘Milangkala’ Tatar Sunda itu murni diorganisasi demi menggaungkan kembali sejarah, kebudayaan, serta jatidiri kesundaan yang sudah tumbuh mengakar sejak era kerajaan Sunda dahulu.

Di samping itu, nama Provinsi Jawa Barat dinyatakan tetap sah serta dipastikan tidak mengalami perubahan apa pun secara administratif pemerintahan hanya karena peresmian Hari Tatar Sunda, sebab penamaan wilayah administrasi ini sudah diikat kuat oleh undang-undang yang berlaku. Penggunaan istilah Tatar Sunda di dalam agenda ini murni ditekankan pada koridor aspek kultural dan historis masyarakat lokal, bukan menyangkut ranah birokrasi legalitas daerah.

BACA JUGA:  Evaluasi Jalur Sepeda Jakarta: Warga Desak Penghapusan demi Urai Macet

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Tarif Khusus 17 Agustus di Jakarta Diubah: Dari Rp1 Menjadi Rp8

Daerah

Semarak HUT RI ke-81, Pedagang Asongan dan PKL Palmerah Bagikan Kantong Sampah demi Jaga Kebersihan Kawasan DPR

Berita Utama

Evaluasi Jalur Sepeda Jakarta: Warga Desak Penghapusan demi Urai Macet

Daerah

Student Care Priangan Barat Gelar Diklat Jurnalistik dan Digitalisasi Informasi di Cianjur

BERITA TERBARU

Hari Pramuka ke-65, Kapolda Banten Tekankan Pentingnya Karakter dan Kemandirian Generasi Muda

Spider-Man: Brand New Day. Terlaris 2026

Hidup Tenang, Tidak Berlebihan: Kembali ke Kesederhanaan yang Menentramkan

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.