GazanaPublika.com, Garut — Tiga siswa SMAN 22 Garut mendapat kepercayaan menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Pasbara) pada puncak peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kabupaten Garut yang digelar di Alun-Alun Garut, Rabu (26/8/2026). Ketiganya merupakan anggota Pramuka Ambalan Rama Sinta SMAN 22 Garut.

Upacara tersebut dipimpin Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, selaku inspektur upacara. Meskipun Hari Pramuka Nasional diperingati setiap 14 Agustus, rangkaian puncak peringatan tingkat Kabupaten Garut dilaksanakan pada 26 Agustus 2026.

Sementara itu, peringatan Hari Pramuka di tingkat kecamatan telah dilaksanakan pada 14 Agustus. Rangkaian kegiatan di sejumlah wilayah juga diisi dengan perkemahan yang melibatkan peserta didik, guru, tenaga kependidikan mulai tingkat SD hingga SMA, serta unsur kecamatan, desa, Koramil, Polsek dan berbagai pihak lainnya.

Tiga siswa SMAN 22 Garut yang terpilih menjadi bagian dari Pasbara Kabupaten Garut adalah Salva Zevani, siswa kelas XI-6, yang dipercaya sebagai pembawa baki. Dua siswa lainnya, yakni Intan Nur Rani, kelas XI-6, dan Galang Rizky Samudra, kelas XI-3, bertugas sebagai pasukan pendamping Tim Pasbara Kabupaten Garut.

Keberhasilan ketiga siswa tersebut tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan Kepala SMAN 22 Garut, Munandar, S.Pd., M.Pd., bersama para pembina ekstrakurikuler Pramuka. Dukungan diberikan sejak tahap persiapan seleksi di tingkat sekolah, wilayah hingga seleksi tingkat kabupaten, baik dalam bentuk dukungan moril maupun materil.

Munandar menyampaikan bahwa terpilihnya tiga siswa SMAN 22 Garut sebagai anggota Pasbara tingkat kabupaten merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan, bukan hanya oleh keluarga besar sekolah, tetapi juga oleh masyarakat Kecamatan Cisompet dan masyarakat Garut Selatan pada umumnya.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang, mulai dari keaktifan dalam kegiatan kepramukaan, kesungguhan menjalani latihan, hingga persiapan menghadapi berbagai tahapan seleksi yang mencakup aspek fisik, mental dan spiritual.

“Pasbara yang terpilih di tingkat kabupaten merupakan hasil seleksi terbaik dari ribuan anggota Pramuka tingkat SMA, SMK, MA atau sederajat, baik negeri maupun swasta yang tersebar di 42 kecamatan, 21 kelurahan dan 421 desa di Kabupaten Garut,” ujar Munandar.

Ia menilai pencapaian tersebut sekaligus membuktikan bahwa peserta didik dari wilayah Garut Selatan yang secara geografis berada cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Garut mampu bersaing dan menunjukkan prestasi di tingkat kabupaten.

Kesuksesan ketiga siswa tersebut juga mendapat dukungan dari pembina Pramuka Ambalan Rama Sinta SMAN 22 Garut. Pembinaan Pramuka putra dipercayakan kepada Amat Hermansyah, S.Pd.I., sedangkan pembinaan Pramuka putri dipercayakan kepada Riska Mustika, S.Pd.

Amat Hermansyah mengatakan, keterlibatan Galang Rizky Samudra dalam Pasbara Kabupaten Garut menjadi pengalaman berharga yang sejalan dengan cita-citanya untuk kelak menjadi anggota Polri.

“Galang memiliki cita-cita menjadi anggota Polri. Keikutsertaannya dalam kegiatan Pramuka dan keberhasilannya menjadi anggota Pasbara Kabupaten Garut tentu menjadi pengalaman besar yang dapat menjadi bekal untuk mewujudkan cita-citanya,” ungkap Amat saat ditemui terpisah oleh redaksi.

Keberhasilan Salva, Intan dan Galang menjadi bagian dari Pasbara tingkat Kabupaten Garut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SMAN 22 Garut, tetapi juga menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan, mengembangkan kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab serta semangat pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

Redaksi

Exit mobile version