Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Trump Sebut Khamenei Pembohong dan Ancaman Bom Nuklir Kembali

Trump Sebut Khamenei Pembohong dan Ancaman Bom Nuklir Kembali

Internasional Sabtu, 28 Juni 2025 17:49 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritikan pedas terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei. Dalam pernyataan via media sosial Truth Social, Trump menyebut Khamenei sebagai ‘pembohong’ dan meragukan klaim kemenangan besar Iran atas Israel saat gencatan senjata baru-baru ini .

Trump menegaskan bahwa tiga fasilitas nuklir utama Iran—Fordow, Natanz, dan Isfahan—telah “dihancurkan total” oleh serangan udara AS, dan klaim Khamenei bahwa Iran telah memukul balik AS hanyalah propaganda palsu. Trump juga mengaku pernah mencegah serangan mematikan terhadap Khamenei “agar dia tidak mati secara memalukan”

Advertisement

Selain itu, Trump memperingatkan akan melancarkan serangan udara kembali apabila Iran berani kembali mengembangkan senjata nuklir. “Tentu saja, tanpa perlu ditanyakan lagi. Pasti,” ujarnya saat diwawancarai, menegaskan tekadnya untuk mencegah Tehran melangkah lebih jauh menuju kekuatan nuklir .

BACA JUGA:  Ketegangan Memanas di Timur Tengah: Serangan Udara Amerika Serikat di Iran Tewaskan 14 Orang pada Hari Kedua

Trump menyebut klaim kemenangan Iran sebagai “pernyataan kemarahan, kebencian, dan kejijikan” dan menyatakan akan menghentikan rencana pelonggaran sanksi jika Iran terus bersikap defiant .

Apa yang Terjadi Sebelumnya?

Baru pada minggu lalu, AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap tiga situs nuklir Iran, diikuti oleh balasan simbolis berupa serangan rudal Iran ke pangkalan AS di Qatar. Teheran segera memproklamasikan kemenangan—menyebut AS mendapat “tamparan keras” .

Trump tidak tinggal diam. Ia tidak hanya membantah klaim Khamenei, tetapi juga mengatakan bahwa intelijen AS dan pengamat internasional — seperti IAEA — harus diizinkan meninjau situs-situs nuklir Iran. Namun, parlemen Iran sudah mengesahkan undang‑undang yang menangguhkan kerja sama dengan IAEA, yang kemungkinan besar akan ditolak Teheran .

BACA JUGA:  Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Mengapa Ini Penting?

Situasi ini menunjukkan eskalasi retorika antara Washington dan Teheran: dari serangan terbatas ke ancaman serangan lanjutan dan konflik propaganda. Kehadiran ancaman “bom nuklir kembali” dipandang sebagai strategi Trump untuk mempertahankan tekanan geopolitik terhadap Iran—sejalan dengan kebijakan ‘Make Iran Great Again’, yang berpotensi membawa agenda regime change jika Iran menolak negosiasi nuklir .

Advertisement

Donald Trump Trump
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Internasional

Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

Berita Utama

Rentetan Ledakan Guncang Pulau Kharg Iran, Kapal Tanker Diklaim Jadi Sasaran

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version