Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Jerman Ingatkan Israel Jika Lakukan Invasi Darat ke Rafah

Jerman Ingatkan Israel Jika Lakukan Invasi Darat ke Rafah

Internasional Senin, 12 Februari 2024 12:50 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

GazanaPublika.com – Annalena Baerbock, Menteri Luar Negeri Jerman memperingatkan Israel terhadap rencana serangan darat di Gaza Selatan, Baerbock menyatakan bahwa langkah tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan terjadi lebih banyak kematian warga sipil. Peringatan ini muncul seiring rencana Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk melancarkan serangan di Rafah, sebuah kota dekat perbatasan Mesir yang telah menjadi tempat perlindungan bagi banyak warga Palestina sejak pecahnya pertempuran antara Israel dan Hamas pada bulan Oktober tahun lalu.

IDF sebelumnya telah meminta warga sipil untuk mengungsi ke Rafah, yang penduduknya mencapai sekitar 280.000 jiwa sebelum konflik ini dimulai. Melalui posting di platform media sosial, Baerbock menekankan bahwa “1,3 juta orang mencari perlindungan di wilayah yang sangat kecil.”

BACA JUGA:  Iran Beri Syarat Buka Selat Hormuz, Kecam Ancaman Trump, Harus Ada Kompensasi Perang

Advertisement

Ia menambahkan, “Serangan IDF di Rafah akan menjadi bencana kemanusiaan. Israel perlu mempertahankan diri dari teror Hamas, namun juga harus berusaha mengurangi penderitaan penduduk sipil sebanyak mungkin.”

Pada hari Jumat, Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan bahwa tujuan untuk “menghilangkan Hamas” di Rafah tidak dapat tercapai tanpa menetralisir pejuang yang tersisa. Perdana Menteri telah menugaskan IDF untuk menyusun rencana “untuk mengevakuasi penduduk dan menghancurkan batalion [Hamas].”

Serangan IDF pada Sabtu pagi dilaporkan menewaskan setidaknya 44 orang di Rafah, menurut otoritas setempat yang dikelola oleh Hamas. Serangan tersebut memicu seruan dari luar negeri untuk mengakhiri kekerasan.

Menteri Luar Negeri Belanda, Hanke Bruins Slot, menyatakan bahwa serangan darat ini tidak dapat dibenarkan, mengingat Rafah penuh sesak dengan pengungsi. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, menyampaikan pada hari Sabtu bahwa lebih dari separuh penduduk Gaza berlindung di daerah tersebut dan menyerukan “jeda segera” dalam pertempuran serta pembebasan sandera yang masih ditahan oleh Hamas.

BACA JUGA:  Berdikari Pasca 50 Tahun Diembargo, Energi Raksasa Iran Teknologi Turbin Gas F-Class MGT-75

Israel menyatakan perang terhadap militan setelah serangan oleh Hamas dan kelompok sekutunya pada 7 Oktober, yang mengakibatkan kematian sekitar 1.200 orang dan penyanderaan lebih dari 200 orang. Pada bulan November, sebagai bagian dari pertukaran tahanan selama gencatan senjata selama seminggu, lusinan tawanan kemudian dibebaskan. Namun, sejak 7 Oktober, lebih dari 28.000 warga Palestina dilaporkan tewas.
(Sumber: sindonews.com)

Advertisement

Israel
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

Internasional

Ketegangan Memanas di Timur Tengah: Serangan Udara Amerika Serikat di Iran Tewaskan 14 Orang pada Hari Kedua

Internasional

Persiapan Prosesi Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei

Internasional

Panas di Dunia Nyata dan Maya, Pejabat Tinggi Iran dan AS Saling Sindir Rudal Hingga Jet Tempur

BERITA TERBARU

Keluhan Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis Soal Keracunan

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

Rumah Anggota BPK Digeledah KPK

Sinergi Penegak Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sambangi Kejagung, Tekankan Hilangnya Rivalitas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.