Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Demo Mahasiswa di Kampus AS Terkait Protes Perang Israel-Hamas, Banyak Ditangkap

Demo Mahasiswa di Kampus AS Terkait Protes Perang Israel-Hamas, Banyak Ditangkap

Internasional Jumat, 3 Mei 2024 16:55 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

GazanaPublika.com – Eskalasi aksi demonstrasi mahasiswa AS terus meningkat. Jumlah mahasiswa yang ditangkap terkait dengan protes di kampus-kampus Amerika Serikat (AS) menentang perang Israel-Hamas telah mencapai sekitar 2.000 orang. Laporan Associated Press menyebut, terjadi penangkapan mahasiswa di 35 kampus sejak protes dimulai di Universitas Columbia pada 17 April lalu.

Protes mahasiswa terus muncul di berbagai kampus selama dua minggu terakhir. Beberapa pihak telah mencapai kesepakatan dengan administrator kampus untuk mempertimbangkan tuntutan para pengunjuk rasa.

Advertisement

Namun, seringkali aksi tersebut berakhir dengan penangkapan setelah demonstran menolak untuk membubarkan diri dan merusak properti kampus. Di Universitas California, Los Angeles, lebih dari 200 penangkapan terjadi saat polisi membersihkan perkemahan besar pada Kamis (2/5/2024) pagi.

Pada dini hari, polisi yang mengenakan helm menyerbu tenda kota di Universitas California, Los Angeles. Mereka menggunakan flash bang dan perlengkapan antihuru-hara untuk menerobos barisan pengunjuk rasa yang saling bergandengan tangan, berusaha menghentikan gerakan polisi.

BACA JUGA:  Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas, 1 Hilang

Mahasiswa Ditangkap

“Saya seorang mahasiswa di sini,” kata salah satu pengunjuk rasa UCLA kepada kamera saat dia dibawa pergi, tangannya terikat, seperti dilaporkan Reuters. “Tolong jangan ganggu kami. Jangan ganggu kami.”

Beberapa jam kemudian, mahasiswa yang hanya ingin disebut sebagai Ryan kembali ke kampus dan berjanji akan terus berjuang.

“Kami akan kembali,” kata Ryan, yang diduga melakukan pertemuan yang melanggar hukum. “Kami akan terus melakukan gangguan. Kami akan menuntut divestasi.”

Mahasiswa telah melakukan protes atau mendirikan tenda di puluhan universitas dalam beberapa hari terakhir untuk memprotes perang Israel di Gaza. Mereka meminta Presiden Joe Biden, yang mendukung hak Israel untuk membela diri, untuk melakukan lebih banyak upaya menghentikan pertumpahan darah di Gaza dan menuntut divestasi universitas dari perusahaan yang mendukung pemerintah Israel.

Banyak universitas, termasuk Universitas Columbia di New York City, telah mengerahkan polisi untuk meredakan protes tersebut.

BACA JUGA:  Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

Presiden Joe Biden mengakhiri kebisuannya tentang demonstrasi pada hari Kamis setelah penggerebekan di UCLA, dengan menyatakan bahwa orang Amerika berhak melakukan protes, tetapi tidak boleh melakukan kekerasan.

“Penghancuran properti bukanlah protes damai,” kata Biden di Gedung Putih. “Tindakan melanggar hukum seperti vandalisme, masuk tanpa izin, memecahkan jendela, menutup kampus, memaksa pembatalan kelas dan wisuda—semua itu bukanlah protes damai.”

Biden juga menegaskan bahwa ‘ketertiban harus ditegakkan’ untuk menjaga protes di kampus tetap damai. Di sisi lain, DPR mengesahkan RUU yang mendefinisikan kritik terhadap Israel sebagai antisemitisme, berkenaan dengan protes kampus.

Biden, yang akan mencalonkan diri kembali pada November menghadapi mantan Presiden Donald Trump dari Partai Republik, berhati-hati dalam menghadapi kritik dari kelompok sayap kanan dan kiri atas kebijakan Israelnya.

Sumber: cnbcindonesia.com

Advertisement

Demontrasi Hamas Israel Mahasiswa Protes
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Internasional

Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

Berita Utama

Rentetan Ledakan Guncang Pulau Kharg Iran, Kapal Tanker Diklaim Jadi Sasaran

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version