Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Oposisi Prancis Desak Macron Bersikap Atas Serangan Israel ke Kamp Pengungsi Palestina di Rafah

Oposisi Prancis Desak Macron Bersikap Atas Serangan Israel ke Kamp Pengungsi Palestina di Rafah

Internasional Senin, 27 Mei 2024 21:40 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com – Politikus dari oposisi Prancis menyerukan tindakan tegas dari pemerintah terkait pengeboman Israel di kamp pengungsi di Kota Rafah, Gaza Selatan, pada Minggu (26/5/2024). Serangan tersebut telah memicu kemarahan di kalangan oposisi politik di Prancis, yang dengan cepat mengungkapkan kritik mereka terhadap pemerintah Israel.

Gambar-gambar dari kamp pengungsi yang hancur akibat serangan tersebut segera tersebar luas di media sosial, mendorong tokoh-tokoh politik Prancis untuk berbicara. Jean-Luc Melenchon, mantan anggota Majelis Nasional Prancis, menyebut kejadian di Rafah sebagai sesuatu yang “mengerikan.”

Advertisement

“Pembantaian keji terhadap orang-orang yang berlindung di tenda-tenda di kamp pengungsi Gaza menunjukkan tindakan para penjahat perang dan pemimpin mereka,” ujar Melenchon seperti dikutip oleh kantor berita Anadolu, Senin (27/5).

BACA JUGA:  Ketegangan Memanas di Timur Tengah: Serangan Udara Amerika Serikat di Iran Tewaskan 14 Orang pada Hari Kedua

Melenchon mendesak agar segala bentuk tekanan diterapkan kepada Israel untuk menghentikan “kengerian” ini. Ia juga meminta Prancis untuk mengakhiri kolaborasi dengan pemerintah Israel, memberlakukan embargo ekspor senjata, dan mengakui Negara Palestina.

Selain itu, Melenchon menuduh Presiden Prancis Emmanuel Macron “tidak berbuat apa-apa” terkait tragedi yang terjadi di Jalur Gaza, menyerukan agar pemerintah Prancis lebih proaktif dalam menangani situasi ini.

Seruan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan internasional atas konflik yang sedang berlangsung di Gaza, dengan banyak pihak yang mendesak adanya tindakan segera untuk melindungi warga sipil dan mencari solusi damai.

BACA JUGA:  Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Sumber: liputan6.com

Advertisement

Desa Israel Kota Serang Palestina
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Internasional

Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

BERITA TERBARU

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version