Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Diplomat Kemenlu Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Terakhir

Diplomat Kemenlu Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Terakhir

Kriminalitas Jumat, 11 Juli 2025 22:32 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Rekaman CCTV sebelum korban tewas (sumber kompas.com)

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Misteri kematian seorang diplomat muda dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), berinisial ADP, mulai menemui titik terang setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan aktivitas terakhirnya sebelum ditemukan tewas mengenaskan di kamar indekosnya. Peristiwa ini terjadi di kawasan Jakarta Selatan dan mengejutkan publik serta rekan-rekan kerja korban.

ADP ditemukan tak bernyawa pada Selasa (8/7/2025) dengan kondisi mengenaskan: wajah terlilit lakban dan tubuh tergeletak di lantai kamar. Kepolisian menyatakan tidak menemukan tanda-tanda perlawanan di lokasi kejadian, sehingga penyelidikan diarahkan ke berbagai kemungkinan, termasuk dugaan bunuh diri dan pembunuhan yang disamarkan.

Advertisement

Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Awal

Rekaman CCTV yang berhasil dikumpulkan dari lokasi menunjukkan bahwa pada malam sebelum ditemukan tewas, yakni Senin (7/7/2025) pukul 23.24 WIB, ADP masih beraktivitas normal. Dalam tayangan tersebut, korban terlihat keluar dari kamarnya sambil membawa kantong kresek hitam di tangan kirinya. Ia tampak membungkuk untuk mengambil sepasang sandal yang terletak di depan pintu, lalu masuk kembali ke dalam kamar.

Beberapa saat kemudian, ADP kembali muncul dalam rekaman CCTV. Kali ini ia membawa kantong plastik di tangan kanan, dan berjalan menyusuri lorong kos menuju sebuah pintu di ujung koridor. Belum diketahui pasti ke mana tujuan ADP saat itu dan apa isi dari kantong-kantong yang dibawanya.

Rekaman ini kini menjadi bagian penting dalam proses investigasi yang sedang dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Selatan bersama tim forensik.

Pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk penghuni kos lainnya dan pihak keluarga korban. Hingga kini, belum ada keterangan resmi apakah korban meninggal karena ulah orang lain atau diduga mengakhiri hidupnya sendiri.

“Kami masih menunggu hasil autopsi lengkap. Semua kemungkinan kami buka dan dalami, termasuk dugaan pembunuhan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Sumarno, kepada media, Rabu (9/7/2025).

Barang-barang pribadi milik ADP, seperti telepon genggam, laptop, dan dokumen pekerjaan, juga telah diamankan sebagai bagian dari barang bukti.

Sosok ADP: Diplomat Muda Berprestasi

ADP dikenal sebagai diplomat muda yang cemerlang. Ia baru beberapa tahun bergabung dengan Kemenlu dan disebut-sebut memiliki rekam jejak pendidikan luar negeri yang membanggakan. Kepergiannya secara tiba-tiba membuat banyak pihak berduka, terutama kalangan pegawai Kemenlu.

Pihak keluarga menolak berkomentar banyak dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib.

Publik Menunggu Kepastian

Kasus ini sontak menyedot perhatian masyarakat, apalagi dengan status korban sebagai pejabat negara. Di media sosial, muncul berbagai spekulasi dan tagar seperti #KeadilanUntukADP ramai digunakan warganet yang mendesak transparansi penyelidikan.

Pihak kepolisian berjanji akan mengungkap fakta sebenarnya dan meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Kriminalitas

Iran Bentuk ‘Rantai Manusia’ Jelang Ultimatum Trump, Ancam Bom Pembangkit Listrik

Kriminalitas

Polri Ungkap Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, Sita Rp16,4 Miliar dan Bekukan 76 Rekening

Kriminalitas

Ditresnarkoba Polda Banten Ungkap Peredaran Obat Keras dengan Jumlah Ratusan Ribu Butir dan 2 Tersangka Ditangkap

Kriminalitas

Oknum Ketua RT dan RW Terduga Pemeras Pemborong Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

BERITA TERBARU

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.