Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Polisi Ungkap Motif Perampokan Brutal Ternyata Gara-gara Korban Tak Bisa Bayar Hutang Gadai

Polisi Ungkap Motif Perampokan Brutal Ternyata Gara-gara Korban Tak Bisa Bayar Hutang Gadai

Kriminalitas Senin, 23 September 2024 17:10 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ilustrasi (foto: Radarlombok.co.id)

Advertisement

GazanaPublika.com, Bogor – Polisi berhasil mengungkap motif di balik perampokan keji yang menewaskan HS (26) di Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. Pelaku utama, berinisial D, ternyata sempat menggadaikan mobilnya kepada korban sebelum merencanakan aksi kriminal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, menjelaskan bahwa mobil yang ditemukan di lokasi kejadian adalah milik D yang digadaikan kepada HS dengan nilai Rp 23 juta. “Mobil yang menjadi salah satu barang bukti di rumah korban adalah mobil yang digadaikan oleh tersangka D kepada korban HS,” ungkap Teguh pada Senin (21/9/2024).

Advertisement

Permasalahan bermula ketika HS terus mendesak D untuk melunasi utang atas barang yang digadaikan. Karena tidak mampu membayar, D kemudian memutuskan untuk melakukan perampokan sebagai solusi terakhir.

“Dipicu oleh tekanan dari korban yang terus menagih utang, tersangka D akhirnya memutuskan untuk melakukan tindakan kriminal ini, dengan tujuan mengambil barang-barang berharga milik korban,” lanjut Teguh.

Dalam aksi perampokan tersebut, empat pelaku berhasil membawa kabur sejumlah barang, termasuk mobil Xpander milik korban, serta mobil Calya yang sebelumnya digadaikan D kepada HS. Mereka juga mencuri perhiasan emas milik keluarga korban.

Perampokan ini ternyata sudah direncanakan dengan matang oleh para pelaku. Awalnya, mereka berniat melancarkan aksinya pada Jumat (13/9), namun rencana tersebut batal dan baru dilaksanakan pada Minggu (15/9) di bengkel tersangka di Kampung Moyan, Cibungbulang.

Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap semua fakta terkait kasus perampokan yang menewaskan HS ini.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Kriminalitas

Iran Bentuk ‘Rantai Manusia’ Jelang Ultimatum Trump, Ancam Bom Pembangkit Listrik

Kriminalitas

Polri Ungkap Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, Sita Rp16,4 Miliar dan Bekukan 76 Rekening

Kriminalitas

Ditresnarkoba Polda Banten Ungkap Peredaran Obat Keras dengan Jumlah Ratusan Ribu Butir dan 2 Tersangka Ditangkap

Kriminalitas

Oknum Ketua RT dan RW Terduga Pemeras Pemborong Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

BERITA TERBARU

Lada ‘Black Gold’, Artisnya Rempah-Rempah Zaman Kolonial

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.