Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pinalti Buat Ade Armando, Kaesang Kasih Isyarat Mundur

Pinalti Buat Ade Armando, Kaesang Kasih Isyarat Mundur

Nasional Jumat, 8 Desember 2023 0:30 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

GAZANAPUBLIKA.COM – Butut pernyataan Ade Armando di twitter terkait Daerah Istimewa Yogyakarta yang disebutnya masih bersistemkan dinasti, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bereaksi. Kaesang Pangarep, Ketua PSI mempersilahkan Ade Armando untuk mengundurkan diri dari PSI, akibat ucapan tersebut terkait Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Jadi buat kader PSI yang tidak bisa mengikuti undang-undang maupun undang-undang dasar (UUD), itu juga buat bang Ade (Ade Armando) maupun kader yang lain yang enggak bisa taat, bisa keluar saja dari PSI,” tegasnya.

Advertisement

Kaesang memberikan isyarat kepada Ade Armando untuk mengundurkan dari PSI apabila ia tidak bisa mengikuti aturan internal PSI.

“Kami dari partai PSI taat sama konstitusi apalagi yang menyangkut dengan daerah keistimewaan dari Daerah Istimewa Yogyakarta,” kata Kaesang di salah satu kafe di pusat Kota Surabaya.

Kaesang merasa bahwa dirinya juga bagian dari warga Yogyakarta. Ia menegaskan, ia menikah dengan orang Yogyakarta.

“Saya sekarang juga bagian dari Jogja. Saya kemarin juga menikah di Jogja. Istri saya juga Jogja. Udah itu saja,” kata Kaesang kepada awak media saat ditemui di salah satu kafe di pusat Kota Surabaya, Rabu (6/12/2023).

BACA JUGA:  Bongkar Dugaan Korupsi Besar di PLN, Asabri, dan Krakatau Steel: Penemuan Brankas Raksasa

*Kasus Ade Armando*
Bermula akun Twitter pribadinya, Ade menyatakan bahwa Yogyakarta menggunakan politik dinasti.

 

Awalnya Armando menyikapi aksi yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI). Mereka melakukan aksi penolakan atas politik dinasti yang dituduhkan kepada Keluarga Presiden Jokowi.

Saat itu Ade Armando pun menyortir kaos yang digunakan oleh para mahasiswa. Kaos itu ada tulisan: ‘Republik Rasa Kerjaan’ dikenalkan mahasiswa pada aksi di Yogyakarta.

“Ini ironis sekali, karena mereka justru sedang berada di sebuah wilayah yang jelas-jelas menjalankan politik dinasti dan mereka diam saja,” ucap Ade di akun X pribadinya @adearmando61.

“Politik dinasti sesungguhnya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta. Gubernurnya tidak dipilih melalui pemilu, gubernurnya adalah Sultan Hamengkubuwono X yang menjadi gubernur karena garis keturunan,” kata Ade Armando.

Namun setelah mendapat reaksi dari publik, Ade Armando menyatakan permintaan maaf melalui akun instagramnya.

“Melalui video ini saya mau menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya, seandainya video saya terakhir tentang politik dinasti telah menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ucap Ade Armando seperti dilihat Senin, 4 Desember 2023.

BACA JUGA:  Doli Golkar Baca Gestur AHY: Sinyal Mulai Bidik Pilpres 2029

Ucapan Ade Armando tersebut terkait mendapat tanggapan langsung dari Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta. Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan santainya menanggapi.

“Dinasti atau tidak ya terserah dari sisi mana masyarakat melihatnya. Yang penting kita di DIY, DIY itu daerah istimewa dan diakui keistimewaannya,” jawab Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Buntut ucapan Ade Armando, ia dilaporkan ke polisi oleh Aliansi Masyarakat Jogja Istimewa. Prihadi Beny Waluyo, ketuanya, ucapan itu merupakan tuduhan penyebaran ujaran kebencian sebagaimana diatur dalam Pasal 28 Ayat 2 UU ITE.

“Hari ini kita melaporkan Ade Armando terkait ujaran kebencian kepada Sultan dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kami sertakan barang bukti berupa video Ade Armando yang menyatakan soal dinasti politik di DIY yang diunggah di media sosial,” kata Prihadi. (Sumber: Detik.com, Vivo.com)

Advertisement

Kaesang Pangarep
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version