Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Free Palestine Network Gelar Aksi Serentak di Sejumlah Kota, Serukan Dukung Iran

Free Palestine Network Gelar Aksi Serentak di Sejumlah Kota, Serukan Dukung Iran

Nasional Minggu, 8 Maret 2026 18:05 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Jaringan solidaritas internasional Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi serentak di sejumlah kota di Indonesia pada Minggu (8/3/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Iran dalam menghadapi konflik dengan Israel dan Amerika Serikat. Mereka juga melakukan pembakaran terhadap bendera ‘Paman Sam’.

Aksi FPN digelar di berbagai daerah, di antaranya di Jakarta, Bandung, Surabaya, Surakarta (Solo), Makassar, Kendari, Baubau, Tarakan, hingga Majene.

Advertisement

Di Jakarta, aksi dipusatkan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Massa aksi membawa berbagai poster serta membentangkan spanduk besar bertuliskan “Dukung Iran Lawan Israel–AS”.

Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, mengatakan aksi serentak tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap Iran yang dinilai tengah menghadapi agresi militer dari Israel dan Amerika Serikat.

“Sebagaimana dua bulan lalu kami menggelar aksi di seluruh Indonesia untuk bersolidaritas dengan Venezuela, kali ini kami juga melakukan aksi serentak untuk menunjukkan solidaritas kepada Republik Islam Iran,” ujar Furqan dalam keterangan tertulisnya.

BACA JUGA:  Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

Menurutnya, dukungan FPN terhadap Iran dilandasi semangat yang sama seperti dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ia menilai konflik yang terjadi merupakan bagian dari praktik penindasan terhadap bangsa yang mempertahankan kedaulatannya.

Furqan juga menyebut bahwa serangan militer terhadap Iran dinilai bertentangan dengan ketentuan dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), khususnya Pasal 2 ayat (4) Piagam PBB yang melarang penggunaan kekuatan terhadap kedaulatan negara lain.

Di sisi lain, kata dia, Iran memiliki hak untuk membela diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam PBB. Menurutnya, respons militer yang dilakukan Iran merupakan bentuk upaya mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasional.

“Arogansi dan kesewenang-wenangan Amerika Serikat dan Zionis Israel tidak bisa dibiarkan. Dunia harus segera menghentikannya. Sebagai bangsa yang pernah merasakan pahitnya kolonialisme, Indonesia harus berdiri tegas bersolidaritas dengan Iran,” kata Furqan.

FPN juga mendorong pemerintah Indonesia agar mengambil sikap lebih tegas dalam merespons dinamika geopolitik global, khususnya terkait konflik di Timur Tengah. Menurut Furqan, sikap tersebut sejalan dengan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan komitmen Indonesia untuk menentang penjajahan di muka bumi.
Dalam aksinya, FPN menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah Indonesia. Di antaranya mendesak pemerintah untuk mengutuk agresi militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran serta menunjukkan dukungan terhadap upaya Iran mempertahankan kedaulatan negaranya.

BACA JUGA:  Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus Terintegrasi

Selain itu, FPN juga mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam menjaga ketertiban dunia dengan menginisiasi konferensi internasional guna menggalang solidaritas negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan semangat Konferensi Asia Afrika 1955 yang pernah dipelopori Indonesia di Bandung.

FPN juga meminta pemerintah meninjau kembali sejumlah kebijakan luar negeri yang dinilai berpotensi merugikan kedaulatan nasional, termasuk keikutsertaan dalam lembaga internasional tertentu serta perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat.

Aksi solidaritas tersebut berlangsung dengan membawa berbagai atribut dukungan terhadap Palestina dan Iran serta seruan agar dunia internasional menghentikan konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. ***

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.