Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Relawan Prabowo Siapkan Langkah Hukum terhadap Amien Rais, Polemik Video Kritik Memanas

Relawan Prabowo Siapkan Langkah Hukum terhadap Amien Rais, Polemik Video Kritik Memanas

Nasional Sabtu, 2 Mei 2026 20:17 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Ketegangan politik nasional kembali menghangat setelah relawan Presiden Prabowo Subianto yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo menyatakan tengah menyiapkan langkah hukum terhadap Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, menyusul pernyataan kontroversialnya yang beredar luas melalui video di kanal YouTube pribadinya.

Video yang sempat beredar dengan judul ‘Jauhkan Istana dari Skandal Moral’ memantik gelombang respons keras. Konten tersebut dinilai oleh sejumlah pihak telah melampaui batas kritik politik karena memuat tudingan personal yang diarahkan kepada Presiden Prabowo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta menyeret isu moralitas yang dianggap tidak disertai dasar fakta yang dapat diverifikasi. Video itu kemudian dilaporkan sudah tidak dapat diakses publik pada Sabtu (2/5/2026).

Advertisement

Ketua DPP ABP, Supriyanto, menegaskan organisasinya memandang pernyataan Amien bukan lagi berada dalam koridor kritik demokratis, melainkan telah bergeser menjadi serangan personal yang berpotensi membentuk opini publik secara menyesatkan.

BACA JUGA:  Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

“Narasi semacam itu berpotensi memicu kegaduhan publik serta mengganggu stabilitas politik,” ujar Supriyanto dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).

Ia menambahkan bahwa kritik terhadap pemerintah adalah hal wajar dalam demokrasi, namun harus dibangun di atas data, argumentasi yang rasional, dan etika politik, bukan asumsi ataupun insinuasi yang dapat merusak reputasi seseorang.

Menurut ABP, ruang demokrasi semestinya menjadi tempat pertarungan gagasan, bukan arena pembunuhan karakter. Relawan pendukung Prabowo itu menyebut pernyataan Amien telah menyeret isu personal tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga berpotensi masuk ke ranah pencemaran nama baik maupun penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

“Pernyataan tersebut lebih mirip opini halu yang dipaksakan menjadi fakta. Sangat disayangkan jika keluar dari tokoh yang dulu dikenal sebagai bagian dari gerakan reformasi,” kata Supriyanto.

Polemik ini makin melebar setelah Kementerian Komunikasi dan Digital ikut menanggapi isi video tersebut. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut konten itu memuat narasi fitnah, pembunuhan karakter, dan ujaran kebencian, serta dinilai berpotensi menciptakan kegaduhan publik dan memecah belah masyarakat. Pemerintah bahkan membuka kemungkinan menempuh langkah hukum terhadap pihak yang memproduksi maupun menyebarluaskan konten tersebut berdasarkan ketentuan dalam UU ITE.

BACA JUGA:  Nasib Sayembara Rp250 Juta Usai Buron Penganiaya di Bandung Tertangkap

Di sisi lain, polemik ini kembali menempatkan Amien Rais di pusat pusaran kontroversi politik nasional. Sebagai tokoh reformasi yang dikenal vokal terhadap kekuasaan, setiap kritik yang ia lontarkan selalu memiliki gema politik yang luas. Namun kali ini, kritik yang disampaikan dinilai banyak pihak telah memasuki wilayah yang sensitif—yakni dugaan terhadap ranah personal—yang membuat respons terhadapnya jauh lebih keras dibanding biasanya.

Kini, yang mengemuka bukan hanya perdebatan tentang isi pernyataan, melainkan juga soal batas antara kritik politik, kebebasan berekspresi, dan potensi pelanggaran hukum di ruang digital. Ketika politik bergerak semakin personal, resonansinya pun tak lagi sekadar memanaskan panggung debat—tetapi juga bisa berujung di meja hukum.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.