Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » TTKKBI Lantik Pengurus Ranting Desa Jeruk Tipis, Tegaskan Komitmen Wadah Murni Budaya Non-Politik

TTKKBI Lantik Pengurus Ranting Desa Jeruk Tipis, Tegaskan Komitmen Wadah Murni Budaya Non-Politik

Nasional Sabtu, 27 Juni 2026 23:31 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Serang — Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) resmi menggelar acara pelantikan pengurus Ranting Desa Jeruk Tipis, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan pada Sabtu malam (27/6/2026) dengan Ketua terlantik Saderi.

Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi dan pegiat budaya TTKKBI. Di antaranya tampak hadir Ketua Umum TTKKBI H. Tb. Arif Hidayat, Ketua DPW I TTKKBI Provinsi Banten H. Hudi Nurhudiyat, Sekretaris Wilayah DPW I Banten Mukri Aetami, Ketua DPW II Sapta Mulyana yang juga menjabat sebagai Jaro Desa Ranjeng, serta Ketua DPC Kragilan Amin Kuncir. Turut hadir pula utusan dari tingkat kecamatan, Samudi, yang datang mewakili Camat Kragilan H. Mujtahidi.

Advertisement

Kemeriahan malam pelantikan dibuka secara resmi dengan pergelaran Jurus Tapak Karuhun, yang merupakan jurus khas dan identitas utama dari TTKKBI. Penampilan seni bela diri tradisional ini berhasil memukau para tamu undangan yang hadir. Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Arif Hidayat juga memberikan piagam penghargaan untuk Ketua DPC Kragilan Amin Kuncir dan Tb. Romli sebagai pegiat debus di TTKKBI.

BACA JUGA:  Penista Agama dengan Tantangan Hadiah Miras Bagi Penghapal Al Quran: Kasus Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Dalam sambutannya, Ketua DPC Kragilan Amin Kuncir menyampaikan ajakan terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat yang mencintai seni dan budaya untuk ikut bergabung bersama keluarga besar TTKKBI. Ia menekankan bahwa saat ini TTKKBI menjadi salah satu wadah yang paling aktif dan konsisten dalam merawat sekaligus menggerakkan roda kegiatan kebudayaan daerah.

“Hayu kita kumpul di dalam TTKKBI. Saat ini TTKKBI yang giat menggerakkan budaya. Moto TTKKBI adalah silaturahmi. Saya mengajak bergabung dan perlu diingat TTKKBI tidak fanatik aliran silat, semua bisa bergabung,” ujar Amin Kuncir dalam pidatonya.

Keberadaan dan pelantikan kepengurusan ini juga mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari pihak pemerintah desa setempat. Kepala Desa Jeruk Tipis, Aceng Supandi, menyatakan dukungan penuh atas terbentuknya kepengurusan ranting TTKKBI di wilayahnya demi pembinaan generasi muda yang positif.

“Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Kang Saderi, Ranting Desa Jeruk Tipis bisa maju dan jaya,” kata Kepala Desa Jeruk Tipis, Aceng Supandi, saat memberikan ucapan selamat kepada ketua ranting yang baru dilantik.

Tokoh sentral sekaligus sosok yang dijuluki Berlian Banten, H. Tb. Arif Hidayat, turut memberikan suntikan semangat kepada seluruh anggota yang hadir. Dalam kesempatan berharga tersebut, ia membawa kabar gembira mengenai perkembangan organisasi yang semakin meluas di tingkat nasional dengan kini telah berhasil membentuk kepengurusan di delapan provinsi.

BACA JUGA:  Presiden Memimpin Panen Raya Jagung Kuartal II Bersama Polri di Tuban

“Alhamdulillah saat ini kita telah memiliki 8 DPW I atau tingkat Provinsi di seluruh Indonesia,” ungkap H. Tb. Arif Hidayat disambut tepuk tangan pengurus.

Lebih lanjut, H. Tb. Arif Hidayat mengingatkan seluruh anggota TTKKBI untuk selalu menjaga akhlak dan ketertiban. Sesuai dengan memori kolektif dan isi Talek (sumpah titipan leluhur) Silat Cimande, setiap anggota dilarang keras untuk menghina, merendahkan, atau menyepelekan kelompok silat maupun aliran bela diri lainnya.

Ia juga menegaskan posisi independen organisasi secara struktural, di mana TTKKBI didirikan bukan sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terlibat dalam pusaran politik praktis, melainkan murni bergerak sebagai benteng pertahanan kebudayaan nusantara.

“Insya Allah TTKKBI murni wadah budaya, bukan ormas dan saya tidak suka berpolitik. Saya lebih suka merangkul semua kelompok dan golongan, itu adalah amanat dari orang tua saya,” pungkas H. Tb. Arif Hidayat mengakhiri arahannya.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Sapu Bersih BUMN: Prabowo Opsi Usut Direksi 30 Tahun ke Belakang Hingga Bentuk Pengadilan Ad Hoc

Berita Utama

Penista Agama dengan Tantangan Hadiah Miras Bagi Penghapal Al Quran: Kasus Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Nasional

FPN Desak Pemerintah Hentikan Hubungan Bawah Tanah dengan Israel

Nasional

Buruh Batalkan Rencana Demo ke DPR, Khawatir Ada Penyusup yang Merusak Aksi

BERITA TERBARU

Sapu Bersih BUMN: Prabowo Opsi Usut Direksi 30 Tahun ke Belakang Hingga Bentuk Pengadilan Ad Hoc

Hari Pramuka ke-65, Kapolda Banten Tekankan Pentingnya Karakter dan Kemandirian Generasi Muda

Spider-Man: Brand New Day. Terlaris 2026

Hidup Tenang, Tidak Berlebihan: Kembali ke Kesederhanaan yang Menentramkan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.