Advertisement
Jakarta, GazanaPublika.com – Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menyatakan keyakinannya bahwa transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke dirinya akan berjalan lancar. Hal ini disebabkan oleh semangat keberlanjutan pemerintahan Jokowi yang dibawa oleh Prabowo dan calon wakil presiden pendampingnya, Gibran Rakabuming Raka.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam pidatonya di Mandiri Investment Forum di Jakarta pada Selasa (5/3/2024), di hadapan para investor.
Advertisement
Prabowo menjelaskan bahwa timnya, meskipun berbeda, secara terbuka menyatakan sebagai bagian dari tim Jokowi.
“Saya kira transisinya akan sangat mulus karena seperti yang Anda ketahui, dari tiga kandidat (pemilu presiden), tim saya sangat terbuka mengatakan bahwa kami adalah bagian dari tim Jokowi,” ujar Prabowo seperti yang dikutip dari YouTube Kompas TV.
Prabowo tidak segan-segan mengakui bahwa dirinya merupakan bagian dari tim Jokowi. Dengan mengutip prinsip di dunia militer, ia menyampaikan bahwa tidak perlu mengubah arah jika navigasi yang saat ini telah mendekati arah tujuan yang diinginkan.
“Jika azimut (arah) mengarahkan dan membawamu lebih dekat ke objek, mengapa mengambil risiko untuk mengubah arah?” ujar Prabowo.
Menteri Pertahanan dari Kabinet Indonesia Maju, Prabowo Subianto, menyatakan optimisme terkait pelantikannya sebagai Presiden selanjutnya, menggantikan Jokowi.
“Saya yakin akan dilantik pada 20 Oktober,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan dari hadirin.
Dalam hasil quick count sejumlah lembaga, pasangan Prabowo-Gibran memimpin dalam Pilpres 2024. Hasil quick count final Litbang Kompas menunjukkan perolehan suara Prabowo-Gibran mencapai 58,47 persen.
Pasangan nomor urut 2 ini mendapatkan dukungan dari sejumlah partai, antara lain, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PBB, Gelora, PSI, Partai Garuda, dan Prima.
Sementara itu, pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, meraih 25,23 persen suara dan didukung oleh Partai Nasdem, PKB, PKS, dan Partai Ummat.
Pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, mendapat 16,30 persen suara menurut quick count. Mereka didukung oleh PDI Perjuangan, PPP, Hanura, dan Partai Perindo.
Walaupun hasil quick count menjadi indikasi, perlu diingat bahwa bukanlah hasil resmi pemilu. Hasyim Asy’ari, Komisioner KPU RI, menjelaskan bahwa penetapan hasil rekapitulasi suara dilakukan paling lambat 35 hari setelah pemungutan suara Pemilu 2024. Oleh karena itu, penetapan rekapitulasi suara nasional dijadwalkan paling lambat pada 20 Maret 2024. (Sumber: Kompas.com)
Advertisement
