Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Dicabutnya Status Ibu Kota Jakarta, Warga Grogol Khawatir Tiket Pesawat Mahal

Dicabutnya Status Ibu Kota Jakarta, Warga Grogol Khawatir Tiket Pesawat Mahal

Nasional Minggu, 10 Maret 2024 17:40 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

Jakarta, GazanaPublika.com – Salah satu kekhawatiran yang dirasakan oleh warga Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terkait dicabutnya status Jakarta sebagai Ibu Kota Negara adalah terkait gelaran hiburan, khususnya konser bertaraf internasional, dilaporkan Kompas.com (8/3/2024)

Rafida (27), seorang warga Grogol Petamburan, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap harga tiket pesawat menuju Kalimantan Timur. “Menurut saya, hiburan semacam konser, apalagi yang bertaraf internasional, masih jauh waktunya untuk digelar di IKN (Ibu Kota Negara). Kalau pun ada, semoga tiket pesawat buat ke sana dimurahin,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com.

Advertisement

Sebagai seorang pencinta Korean Pop (K-Pop), Rafida telah terbiasa dengan konser boyband dan girlband yang digelar di Jakarta. Jakarta menjadi pilihan karena sebagai Ibu Kota, merupakan pusat negara. Dengan pemindahan Ibu Kota ke IKN, Rafida menyadari bahwa grup musik favoritnya mungkin memutuskan untuk berhenti menggelar konser di Jakarta dan beralih ke IKN.

BACA JUGA:  Geger! Lansia Ditemukan Tewas Mengenaskan Terikat Kawat di Taman Daan Mogot Tangerang

Kekhawatiran ini tidak hanya terbatas pada konser K-Pop, tetapi juga mencakup hiburan lainnya yang bertaraf internasional. Warga Grogol Petamburan dan sekitarnya mulai mengantisipasi perubahan ini dan mempertimbangkan implikasi terhadap aksesibilitas hiburan yang mereka nikmati.

“Jangan ngadain konser di sana, tapi biaya transportasi ke sananya juga mahal. Belum lagi tiket konsernya juga mahal,” terang dia.
Kewenangan untuk mengatur harga tiket pesawat berada di tangan pemerintah, bukan promotor konser. Dengan demikian, saat Ibu Kota dipindahkan ke IKN, Rafida berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menurunkan harga tiket pesawat. Hal ini karena diantisipasi adanya orang-orang dari luar Pulau Kalimantan yang ingin menikmati Ibu Kota baru, termasuk mereka yang datang untuk menonton konser pada masa mendatang.

BACA JUGA:  Iran Peringatkan AS, Mohsen Rezaei: Babak Baru Perang Akan Jadi ‘Bencana’

“Betul, supaya orang-orang dari luar pulau bisa jalan-jalan di Ibu Kota baru,” kata Rafida.

Meskipun demikian, Anggita (27), seorang warga Pademangan, Jakarta Utara, tidak terlalu mempermasalahkan gelaran hiburan bertaraf internasional di Jakarta. Meski status Ibu Kota dicabut, dia meyakini bahwa hiburan tidak akan langsung berkurang secara drastis. Anggita menambahkan, “Kalau hiburan berkurang drastis mungkin enggak ya, pasti berkala karena kan IKN baru dibangun sebagian, enggak yang langsung jadi kota yang ‘wow’ dan menunjang konser bertaraf internasional.” (Sumber: Kompas.com)

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Perdana, Pendekar Banten Latihan Jurus Baku TTKKBI di Markas DPW I Banten

Nasional

Keluhan Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis Soal Keracunan

Nasional

Rumah Anggota BPK Digeledah KPK

Berita Utama

Sinergi Penegak Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sambangi Kejagung, Tekankan Hilangnya Rivalitas

BERITA TERBARU

Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Pencegahan Premanisme Melalui Penegakan Hukum dan Peran Masyarakat

Perdana, Pendekar Banten Latihan Jurus Baku TTKKBI di Markas DPW I Banten

Keluhan Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis Soal Keracunan

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.