Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Fredy Pratama, Gembong Bandar Narkoba, Polisi Ungkap Keterlibatan Wanita Berinisial L

Fredy Pratama, Gembong Bandar Narkoba, Polisi Ungkap Keterlibatan Wanita Berinisial L

Berita Utama Kamis, 14 Maret 2024 1:05 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto Ilustrasi (Sumber: id.pikbest.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa, mengungkap bahwa gembong narkoba internasional, Fredy Pratama, telah membuka jaringan baru setelah beberapa kaki tangannya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Mukti menjelaskan bahwa jaringan baru ini secara langsung dikendalikan oleh Fredy Pratama atas nama seorang wanita berinisial L.

“Ini merupakan jaringan baru yang dibentuk oleh Fredy Pratama dan dikendalikan langsung olehnya, dengan nama L sebagai pihak yang mengendalikan,” ujar Mukti dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (13/3/2024).

Advertisement

Informasi ini terkuak setelah Polda Jawa Tengah berhasil menangkap empat orang anggota jaringan Fredy Pratama yang beroperasi di Indonesia. Meski demikian, pihak kepolisian masih dalam pengejaran terhadap sosok L dan jaringan-jaringan baru yang mungkin terlibat.

Mukti menambahkan bahwa total tersangka yang telah ditangkap terkait jaringan Fredy Pratama mencapai 58 orang. Proses penyelidikan terus berlanjut untuk membongkar seluruh rangkaian kegiatan ilegal yang terkait dengan gembong narkoba ini.

BACA JUGA:  Evaluasi Jalur Sepeda Jakarta: Warga Desak Penghapusan demi Urai Macet

“Kita sedang mencari tokoh intelektual yang baru, seorang wanita, peran utamanya yang mengendalikan jaringan baru ini dan merekrut orang-orang baru dan juga sebagian mantan narapidana,” ucap Mukti.

Saat ini, Mukti menyatakan bahwa Fredy Pratama diduga berada di salah satu hutan di Thailand.

“Saya yakin dia masih berada di Thailand, tetapi bersembunyi di dalam hutan. Tidak ada pemindahan lokasi,” ujar Mukti kepada wartawan pada Rabu (13/3/2024).

Mukti enggan memberikan rincian lokasi hutan tempat Fredy bersembunyi, hanya menyebut bahwa penyidik akan terus berkoordinasi dengan kepolisian Thailand untuk menangkap Fredy.

“Kita akan berusaha maksimal, mungkin setelah Lebaran kita akan mengambil tindakan. Saya mungkin akan melakukan kunjungan ke sana atau kembali ke Thailand, kami akan melakukan kerja sama dengan polisi Thailand untuk melihat hasilnya,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Prabowo Dorong Perbaikan Gaji Guru dan Hakim, Kaitkan dengan Upaya Berantas Korupsi

Sebelumnya, Mukti menyebut adanya beberapa kendala yang membuat pihak kepolisian kesulitan dalam penangkapan Fredy. “Keberadaan Fredy Pratama masih terindikasi di Thailand, tetapi kami menghadapi kesulitan dalam melakukan penangkapan,” ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa dalam pernyataannya kepada wartawan pada Jumat (29/12/2023) lalu.

Mukti menyatakan bahwa salah satu kendala yang dihadapi timnya adalah perlindungan yang diberikan sekelompok gengster kepada Fredy Pratama di Thailand.

“Dia mendapat perlindungan dari gengster karena orang tuanya terlibat dalam sindikasi narkoba di wilayah Thailand. Jadi, harap bersabar. Kami terus berusaha untuk penangkapan,” ujar Mukti.

Lebih lanjut, Mukti menjelaskan bahwa Bareskrim kini telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak terkait untuk mempercepat proses penangkapan. (Sumber: Tribunnews.com)

Advertisement

Narkoba
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version