Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Baleg DPR, Hermanto, Usulkan Gedung DPR Tetap di Jakarta Sebab Lebih Megah

Baleg DPR, Hermanto, Usulkan Gedung DPR Tetap di Jakarta Sebab Lebih Megah

Nasional Rabu, 20 Maret 2024 0:19 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
IKN, sumber: merdeka.com

Advertisement

GazanaPublika.com – Dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan, Hermanto, anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR dari Fraksi PKS, mengusulkan pembagian wewenang antara Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan Jakarta. Usulan ini diajukan dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) bersama pemerintah dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) saat membahas DIM RUU tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) di Kompleks Parlemen, Senayan.

Menurut Hermanto, IKN Nusantara seharusnya menjadi pusat pemerintahan atau eksekutif, sementara DPR atau lembaga legislatif tetap berada di Jakarta. Dia berpendapat bahwa pembagian wewenang ini akan memungkinkan optimalisasi fungsi Ibu Kota Negara sesuai dengan perannya masing-masing.

Advertisement

Hermanto menekankan bahwa IKN Nusantara sebaiknya menjadi Ibu Kota Negara Eksekutif, mengingat keunggulan infrastruktur bangunan DPR yang megah dan mewah. Dia menyatakan bahwa konsentrasi terhadap fungsi eksekutif sebaiknya ditempatkan di IKN Nusantara untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja pemerintahan.

BACA JUGA:  Prabowo Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Magelang Hari Ini

Usulan Hermanto ini telah menarik perhatian dalam diskusi publik tentang peran dan fungsi ibu kota negara dalam sistem pemerintahan Indonesia. Meskipun masih memerlukan kajian lebih lanjut, usulan ini menciptakan ruang bagi pemikiran baru tentang bagaimana mengoptimalkan fungsi pemerintahan di kedua kota tersebut demi kepentingan negara dan masyarakat.

Hermanto, meskipun mengusulkan pembagian wewenang antara IKN Nusantara dan Jakarta, juga menyadari bahwa lembaga yudikatif masih perlu dipusatkan di Jakarta untuk sementara waktu. Dia menekankan bahwa Jakarta memiliki kekhususan dalam hal fungsi legislatif, di mana kota ini menjadi tempat produksi Undang-Undang. Oleh karena itu, Jakarta menjadi titik pertemuan antara fungsi-fungsi negara, termasuk pemerintah, yang bertemu di DPR.

Menyoroti akses masyarakat dalam hal legislasi, Hermanto menyatakan bahwa Jakarta merupakan kawasan yang nyaman untuk rapat dan penyampaian aspirasi. Bandingkan dengan situasi jika masyarakat harus menyampaikan aspirasi ke IKN, tentu akan memerlukan biaya yang lebih besar. Oleh karena itu, Hermanto menganggap aspek penyampaian aspirasi kepada lembaga legislatif lebih optimal dengan kawasan seperti Jakarta saat ini.

BACA JUGA:  Roy Suryo dan Dokter Tifa Tidak Ditahan Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Kita Hormati Keputusan Kejaksaan

Pembagian wewenang ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat dalam pengelolaan sumber daya manusia dan alam. Dengan IKN Nusantara menjadi pusat pemerintahan, pengelolaan sumber daya alam dapat lebih terfokus pada daerah-daerah yang kaya akan potensi alamnya. Sementara itu, Jakarta sebagai pusat legislatif dapat lebih fokus dalam menghasilkan undang-undang yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya itu, pembagian wewenang ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan infrastruktur di kedua wilayah. Dengan IKN Nusantara menjadi pusat pemerintahan, pembangunan infrastruktur di daerah tersebut dapat lebih terarah dan terencana. Sementara itu, Jakarta dapat fokus dalam memperbaiki dan mengembangkan infrastruktur yang sudah ada, sehingga mampu mendukung kegiatan legislatif dengan lebih baik. (Sumber: Liputan6.com)

Advertisement

DPR
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Perdana, Pendekar Banten Jurus Baku TTKKBI di Markas DPW I Banten

Nasional

Keluhan Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis Soal Keracunan

Nasional

Rumah Anggota BPK Digeledah KPK

Berita Utama

Sinergi Penegak Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sambangi Kejagung, Tekankan Hilangnya Rivalitas

BERITA TERBARU

Perdana, Pendekar Banten Jurus Baku TTKKBI di Markas DPW I Banten

Keluhan Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis Soal Keracunan

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

Rumah Anggota BPK Digeledah KPK

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.