Advertisement
GazanaPublika.com – Pelabuhan Merak menjadi pusat perhatian pemudik arah Sumatera pada arus mudik Lebaran 2024 ini. Para pemudik harus rela menghabiskan waktu berjam-jam di jalur masuk Jawa-Sumatera sebelum akhirnya bisa sampai di kampung halaman.
Tiur, seorang pemudik asal Bekasi, menjadi salah satu yang mengeluhkan antrean masuk ke kapal di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten saat arus mudik Lebaran 2024. Saat Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, melakukan kunjungan di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Tiur pun menyampaikan keluhannya.
Advertisement
Tiur mengungkapkan bahwa ia telah mengantre selama sekitar 17 jam sebelum akhirnya bisa sampai di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak. “Saya tadi usul ke pemerintah, supaya fokus jangan hanya memikirkan yang ke Timur Jawa, Cipali, tapi fokus juga yang ke Sumatera,” ujarnya.
Tiur menyatakan bahwa ia telah sampai di penyeberangan sejak pagi, namun hingga larut malam belum juga berhasil menyeberang. “Kita mengalami perjalanan sampai berjam-jam, saya dari jam 5 pagi stag sampai beberapa jam, dan sampai saat ini belum juga menyebrang,” tambahnya.
Ia menilai bahwa pemerintah kurang fokus dalam pengaturan mudik untuk perjalanan ke Sumatera. Pada mudik kali ini, para pemudik yang akan menyeberang ke Sumatera harus mengantre berjam-jam di Pelabuhan.
Tiur juga menyampaikan kepada Pj Gubernur Banten Al Muktabar untuk memperhatikan akses jalan menuju tempat wisata. Sebab, setiap kali liburan, warga Sumatera juga suka berlibur ke wilayah Banten. (Sumber: tribunnews.com)
Advertisement
