Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Istana Garuda IKN: Warna Gelap Jadi Sorotan, I Nyoman Nuarta Jelaskan Proses Alami yang Terjadi

Istana Garuda IKN: Warna Gelap Jadi Sorotan, I Nyoman Nuarta Jelaskan Proses Alami yang Terjadi

Nasional Senin, 12 Agustus 2024 9:30 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com – Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini menjadi pusat perhatian publik, terutama karena tampilannya yang didominasi warna gelap, berbeda dari desain awal yang berwarna hijau. Perancang Istana Garuda, I Nyoman Nuarta, angkat bicara mengenai perubahan warna yang menarik perhatian banyak pihak.

Nyoman menjelaskan bahwa warna gelap pada Istana Garuda adalah hasil dari proses alami yang terjadi pada bahan kuningan yang digunakan di bagian muka bangunan tersebut. Menurutnya, seiring waktu, warna kuningan itu akan mengalami proses Patina, sebuah proses oksidasi alami yang akan mengubah warna kuningan menjadi hijau kebiruan.

Advertisement

“Warna kuningan di bagian depan Istana Garuda akan berubah menjadi hijau, tergantung pada kondisi lingkungan. Proses oksidasi secara bertahap akan mengubahnya menjadi biru toska,” ujar Nyoman, Minggu (11/8/2024), seperti dikutip dari Antara.

Proses perubahan warna ini, kata Nyoman, serupa dengan yang terjadi pada Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, yang juga merupakan hasil karyanya. Ia menjelaskan bahwa perubahan warna pada bangunan seperti ini bukanlah hal yang baru dan sudah diprediksi sejak awal perencanaan.

BACA JUGA:  Prabowo Dorong Perbaikan Gaji Guru dan Hakim, Kaitkan dengan Upaya Berantas Korupsi

Nyoman juga menegaskan bahwa pilihan warna gelap untuk Istana Garuda adalah keputusan yang didasarkan pada alasan estetika dan simbolisme. Ia memilih untuk menghindari penggunaan warna mencolok seperti emas yang biasanya digunakan pada bangunan megah.

“Banyak orang terbiasa dengan warna emas yang mencolok, tetapi saya sengaja tidak memilih warna seperti itu untuk Istana Garuda. Warna gelap memiliki kesan yang lebih dalam dan kuat,” jelasnya.

Bagian bilah pada Istana Garuda, yang terbuat dari baja tahan cuaca, juga mengalami perubahan warna. Awalnya berwarna kemerahan, tetapi setelah terkena paparan cuaca dan hujan, warna baja ini akan semakin gelap, mirip dengan perubahan warna pada jembatan-jembatan di Amerika Serikat, seperti di New York.

“Struktur bilah ini akan semakin gelap seiring berjalannya waktu, memberikan karakter yang lebih kuat pada bangunan,” tambah Nyoman.

Ia juga memaparkan bahwa rangka di belakang bilah tersebut dibuat dari material perforated, yaitu pelat baja berlubang yang tahan terhadap cuaca ekstrem dan memiliki daya tahan hingga ratusan tahun. Rangka ini dibuat secara khusus menggunakan baja dari Krakatau Steel, bukan produk yang tersedia di pasaran, untuk memastikan kualitas dan kekuatannya.

BACA JUGA:  Polda Banten Pastikan Mayat Ditemukan di Pesisir Barat - Lampung Tidak Berkaitan dengan KM Arupadatu I

“Kami menggunakan baja dari Krakatau Steel, dan semuanya dirancang khusus untuk Istana Garuda. Ini bukan produk massal, tetapi hasil karya yang sangat diperhitungkan,” tuturnya.

Nyoman juga menekankan pentingnya penggunaan produk lokal sesuai dengan peraturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Ia memastikan bahwa semua material yang digunakan dalam pembangunan Istana Garuda IKN memenuhi standar TKDN sebagai wujud komitmen terhadap industri dalam negeri.

“Kami mengikuti peraturan TKDN dengan sangat ketat, menggunakan produk lokal untuk memastikan bahwa proyek ini tidak hanya estetis, tetapi juga mendukung industri nasional,” pungkas Nyoman.

Dengan segala perhatiannya terhadap detail dan pemilihan material yang tahan lama, Nyoman berharap Istana Garuda IKN tidak hanya menjadi simbol keindahan dan kekuatan bangsa, tetapi juga mampu bertahan sebagai warisan nasional yang bermakna sepanjang masa.

Sumber: Detik.com

Advertisement

IKN
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version