Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ganjar Pranowo Usulkan ke PDIP Pecat Jokowi dan Semua Kader yang Tak Sejalan

Ganjar Pranowo Usulkan ke PDIP Pecat Jokowi dan Semua Kader yang Tak Sejalan

Nasional Senin, 26 Agustus 2024 20:37 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Politisi PDIP Ganjar Pranowo (foto: HarianJogja.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, menekankan perlunya evaluasi bagi kader-kader partai yang tidak lagi sejalan dengan visi dan misi PDI Perjuangan. Ganjar menegaskan bahwa langkah ini berlaku untuk semua kader tanpa terkecuali, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang belakangan ini terlihat memiliki perbedaan pandangan dengan partai di akhir masa jabatannya.

“Kami menilai penting untuk mengevaluasi semua kader yang sudah tidak sejalan dengan prinsip-prinsip partai,” ujar Ganjar di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Yogyakarta, Senin (26/8/2024), saat dimintai klarifikasi mengenai apakah evaluasi tersebut juga berlaku bagi Jokowi.

Advertisement

Dalam diskusi yang diadakan di UGM, Ganjar mengakui bahwa hubungan antara PDI Perjuangan dan Jokowi sudah tidak lagi harmonis, meskipun secara resmi Jokowi belum diberhentikan sebagai kader partai. Ia menyebut situasi ini sebagai “pisah ranjang” dan mendorong agar ada tindakan tegas untuk menyikapi kondisi tersebut.

BACA JUGA:  Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus Terintegrasi

“Jika sudah tidak ada kesamaan pandangan dan aturan-aturan partai tidak bisa lagi diterima, maka lebih baik untuk tidak lagi bergabung dengan partai. Bagi mereka yang sudah mundur, itu langkah yang baik. Namun, bagi yang belum, mungkin lebih baik diberikan surat pemberhentian dengan hormat sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka,” jelas Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga menyinggung bahwa PDIP harus bertanggung jawab atas manuver politik yang dilakukan oleh Jokowi di penghujung masa jabatannya, meskipun ada perbedaan pandangan antara keduanya.

“PDI Perjuangan sebagai pengusung pemerintahan Pak Jokowi selama dua periode tentunya merasa bertanggung jawab jika ada publik yang merasa kecewa atau marah dengan situasi saat ini. Sebagai kader, kami meminta maaf atas perbedaan yang muncul di akhir perjalanan ini,” ucap Ganjar.

BACA JUGA:  Kepala BGN Nanik Deyang Laporkan Efisiensi Anggaran ke Istana

Ganjar menyampaikan permohonan maaf ini atas nama partai, sambil menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil adalah demi menjaga integritas dan konsistensi PDI Perjuangan dalam menjalankan prinsip-prinsipnya.

Sumber: CNNIndonesia.com

Advertisement

Ganjar Pranowo Joko Widodo
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.