Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Apabila Terpilih Cak Imin Tak Akan Lanjutkan Program Food Estate

Apabila Terpilih Cak Imin Tak Akan Lanjutkan Program Food Estate

Nasional Jumat, 1 Desember 2023 21:01 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

JAKARTA, GAZANAPUBLIKA.COM – Apabila menang pada Pilpres 2024 mendatang, Muhaimin Iskandar, yang merupakan calon wakil presiden nomor urut 1 atau yang dikenal sebagai Cak Imin, memastikan akan menghentikan program food estate atau lumbung pangan yang sedang dikerjakan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ya pasti enggak dilanjutkan,” kata Cak Imin saat ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/12/2023).

Advertisement

Menurut Cak Imin, selama ini proyek food estate terbukti gagal karena tidak memberikan hasil apapun.

“Food estate terbukti gagal. Setelah dijalankan dan tidak menghasilkan,” ujar Ketua Umum PKB sekaligus cawapres pendamping Anies Baswedan itu.

Cak Imin menjelaskan bahwa pasangan Anies Baswedan-Muhaimin (AMIN) bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani dengan menyediakan lahan yang lebih produktif.

BACA JUGA:  Disergap di Karimun, 1 Ton Narkotika Cair Lagi Ditemukan di Kapal MV Ocean Porter, Total Kini 2,6 Ton

Menurut pandangan Cak Imin, tugas pemerintah adalah menjaga harga, sementara petani bertanggung jawab atas produksi.

“Sehingga peran Bulog seperti peran masa lalu yang memberikan kepastian harga sekaligus penyerapan hasil produksi. Itu lebih baik dibanding yang lain. Food estate telah gagal,” katanya

Proyek food estate adalah kebijakan pemerintah yang mengusung konsep pengembangan pangan secara terpadu dan terintegrasi. Kebijakan ini tergabung dalam Program Strategis Nasional (PSN) Pemerintahan Presiden Jokowi 2020—2024, yang berfokus pada sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan di suatu wilayah.

Apa yang dimaksud Food estate mencakup berbagai komoditas seperti padi, singkong, jagung, kacang tanah, dan kentang dan ini akan dijadikan ketahanan pangan. (Sumber: TribunNews.com)

Advertisement

Cak Imin Muhaimin Iskandar Pemilu
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.