Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kapolsek Sepatan Hentikan Aksi Naik Panggung Saat Dangdutan, Larang Saweran

Kapolsek Sepatan Hentikan Aksi Naik Panggung Saat Dangdutan, Larang Saweran

Banten Senin, 29 Desember 2025 22:25 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Tangerang — Suasana hiburan musik dangdut di Kampung Sebrang Apur, Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, sempat mendapat perhatian khusus dari aparat kepolisian. Di tengah kerumunan penonton yang memadati area acara, Kapolsek Sepatan AKP Fahyani Mining naik ke atas panggung dan menyampaikan imbauan secara langsung.

Ia meminta para penonton untuk menahan diri, khususnya tidak naik ke atas panggung untuk berjoget atau melakukan aksi nyawer. Permintaan itu disampaikan demi menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Advertisement

Namun, bukan hanya soal keamanan yang menjadi alasan. AKP Fahyani menyinggung kondisi saudara-saudara di wilayah lain yang tengah tertimpa bencana alam, terutama di Sumatra. Menurutnya, euforia hiburan sebaiknya tetap dibingkai dengan rasa empati.

BACA JUGA:  Area SDN 1 Malingping Selatan Butuh Rambu ZoSS dan Fasilitas Lainnya

”Saudara-saudara kita masih kena musibah. Hargai, tidak ada nanti yang naik ke sini (panggung). Kita nikmati di bawah,” tegas AKP Fahyani saat memberikan imbauan di atas panggung di hadapan ratusan penonton dilihat dari video yang beredar sejak Minggu, 28 Desember 2025.

Ia juga mengingatkan bahwa kegembiraan yang berlebihan, terutama di atas panggung, bisa menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat. Karena itu, ia kembali meminta kerja sama penonton demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kalau seperti ini kita tidak menghargai. Kita empati. Saya minta tolong jangan ada yang naik ke sini demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Bupati Serang Ratu Zakiyah Dorong Festival Ciomas Ngabring 2026 jadi Agenda Tahunan

Imbauan tersebut kemudian diperkuat oleh pembawa acara. Sang MC mengajak penonton untuk mengikuti arahan kepolisian tanpa mengurangi esensi hiburan. Menurutnya, bersenang-senang tetap bisa dilakukan dengan cara yang lebih tertib.

”Ini demi ketertiban dan keamanan kita semua, sekaligus menghormati saudara-saudara kita di Sumatera dan Banten yang tertimpa musibah,” ujar sang MC.

Advertisement

Aksi Desa IKN
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

Banten

IMC Gandeng Polres Lebak Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar Malingping

Banten

Perkuat Pencegahan Narkoba, Polres Lebak Edukasi Pelajar SMAN 2 Malingping

Banten

Polda Banten Selidiki Dugaan Penambangan Tanah Urug di Kasemen

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version