Advertisement
GazanaPublika.com, Tangerang — Suasana hiburan musik dangdut di Kampung Sebrang Apur, Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, sempat mendapat perhatian khusus dari aparat kepolisian. Di tengah kerumunan penonton yang memadati area acara, Kapolsek Sepatan AKP Fahyani Mining naik ke atas panggung dan menyampaikan imbauan secara langsung.
Ia meminta para penonton untuk menahan diri, khususnya tidak naik ke atas panggung untuk berjoget atau melakukan aksi nyawer. Permintaan itu disampaikan demi menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
Advertisement
Namun, bukan hanya soal keamanan yang menjadi alasan. AKP Fahyani menyinggung kondisi saudara-saudara di wilayah lain yang tengah tertimpa bencana alam, terutama di Sumatra. Menurutnya, euforia hiburan sebaiknya tetap dibingkai dengan rasa empati.
”Saudara-saudara kita masih kena musibah. Hargai, tidak ada nanti yang naik ke sini (panggung). Kita nikmati di bawah,” tegas AKP Fahyani saat memberikan imbauan di atas panggung di hadapan ratusan penonton dilihat dari video yang beredar sejak Minggu, 28 Desember 2025.
Ia juga mengingatkan bahwa kegembiraan yang berlebihan, terutama di atas panggung, bisa menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat. Karena itu, ia kembali meminta kerja sama penonton demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kalau seperti ini kita tidak menghargai. Kita empati. Saya minta tolong jangan ada yang naik ke sini demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama,” lanjutnya.
Imbauan tersebut kemudian diperkuat oleh pembawa acara. Sang MC mengajak penonton untuk mengikuti arahan kepolisian tanpa mengurangi esensi hiburan. Menurutnya, bersenang-senang tetap bisa dilakukan dengan cara yang lebih tertib.
”Ini demi ketertiban dan keamanan kita semua, sekaligus menghormati saudara-saudara kita di Sumatera dan Banten yang tertimpa musibah,” ujar sang MC.
Advertisement
