Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Wanita Pembuat Keripik di Serang Tewas Ditusuk 22 Kali di Dalam Rumah

Wanita Pembuat Keripik di Serang Tewas Ditusuk 22 Kali di Dalam Rumah

Banten Selasa, 30 Desember 2025 21:58 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Serang — Peristiwa pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial FH (42) mengguncang warga Kampung Sidilem, Desa Telagaluhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (29/12/2025) dalam kondisi mengenaskan.

Korban yang diketahui sehari-hari memproduksi keripik tersebut diduga menjadi korban tindak kekerasan setelah didatangi seorang pria yang sebelumnya menjanjikan akan menjual kembali hasil produksinya. Dari hasil pemeriksaan forensik, korban mengalami puluhan luka akibat senjata tajam.

Advertisement

“Ada 22 luka tusuk (di tubuh korban). Barang bukti yang disita dari lokasi berupa handphone korban, selimut hingga kasur,” ujar Kapolsek Waringinkurung, Iptu Hari Purwanto, Selasa, (30/12/205).

BACA JUGA:  Polresta Serang Kota Dinilai Lamban Tangani Kasus Penggelapan Motor

Aparat kepolisian juga mengungkap bahwa sebelum korban ditemukan tak bernyawa, sejumlah saksi sempat mendengar suara teriakan dari dalam rumah korban. Setelah kejadian, jasad FH diketahui dibungkus menggunakan kasur yang berada di dalam kamar.

“Menurut pengakuan saksi ada (teriakan). (Korban kenapa dibungkus kasur) Saksi belum menjelaskan terkait itu,” jelasnya.

Berdasarkan penelusuran polisi, peristiwa ini bermula pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB. Seorang tetangga korban berinisial SI datang ke rumah FH untuk mengambil keripik pisang yang akan dijual kembali. Setelah itu, situasi di rumah korban kembali terlihat sepi.

Sekitar pukul 15.30 WIB, SI kembali mendatangi rumah FH dengan maksud mengembalikan sisa keripik yang tidak terjual. Namun, saat masuk ke dalam rumah, SI justru mendapati korban telah tergeletak di lantai dalam kondisi bersimbah darah.
“Namun pada saat SI masuk ke dalam rumah, korban sudah tergeletak dan bersimbah darah, yang kemudian SI langsung berteriak minta tolong kepada tetangga,” tuturnya.

BACA JUGA:  Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

Advertisement

Aksi Desa MPR
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

Banten

IMC Gandeng Polres Lebak Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar Malingping

Banten

Perkuat Pencegahan Narkoba, Polres Lebak Edukasi Pelajar SMAN 2 Malingping

Banten

Polda Banten Selidiki Dugaan Penambangan Tanah Urug di Kasemen

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version