Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ketua DPRD Lebak Kecam Aktivitas Warem di Pulomanuk Bayah

Ketua DPRD Lebak Kecam Aktivitas Warem di Pulomanuk Bayah

Banten Selasa, 23 Juni 2026 11:56 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ketua DPRD Lebak, dr. Juwita Wulandari

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari mengecam keberadaan Aktivitas warung remang-remang (Warem) di kawasan wisata Pulo Manuk dan Cipanengah, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah.

Menurut Ketua DPRD Lebak, tempat tersebut melanggar ketertiban umum dan berpotensi memicu tindakan kriminalitas, sehingga menyebabkan keresahan ditengah-tengah masyarakat.

Advertisement

“Saya mengecam keberadaan warung remang-remang yang disinyalir menjadi peredaran minuman keras (Miras) dan praktek prostitusi. Tempat semacam itu melanggar ketertiban umum dan berpotensi memicu terjadinya tindakan kriminal,” ujar Juwita, Selasa (23/06).

Oleh karenanya, Juwita meminta kepada pemerintah baik Kabupaten maupun Kecamatan Bayah untuk terus memonitor setiap perkembangan dilokasi serta melakukan pendekatan persuasif, agar tidak terjadi lagi praktik peredaran miras dan dugaan tindakan prostitusi.

BACA JUGA:  Ratusan Massa Geruduk Kantor DPRD Lebak, Desak Copot Ketua Dewan dan Usut Penganiayaan Aktivis

Jika pendekatan persuasif sudah dilakukan dan para pemilik warem tetap membandel, maka langkah selanjutnya adalah dilakukan penutupan lokasi tersebut.

“Saya meminta kepada aparatur pemerintahan Kecamatan Bayah untuk terus memonitor dan melakukan pendekatan persuasif. Jika membandel, lakukan penutupan terhadap lokasi itu,” ungkapnya.

Tidak hanya sampai disitu, kata Juwita, pihaknya mendorong dinas teknis terkait untuk melakukan pembinaan ekonomi dan rehabilitasi sosial bagi para pekerja yang terlibat agar mereka tetap mendapatkan mata pencaharian alternatif.

“Kemudian lakukan pembinaan ekonomi serta rehabilitasi sosial kepada semua yang terlibat disana, mulai pemilik warung sampai dengan wanita-wanita pendampingnya,”harapnya.

BACA JUGA:  Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Banten Gelar Upacara dan Serukan Persatuan

Sementara, Wakil bupati (Wabup) Lebak, Amir Hamzah ketika diminta keterangan seputar keberadaan warem di Bayah, ia mengatakan, akan segera melakukan upaya pendekatan penertiban. “Iya, kita sudah dengar hal itu. Dan kita akan segera lakukan berbagai upaya dengen berbagai pihak termasuk dinsos untuk pendekatan dan nantinya penertiban,” kata Wabup.

Kabag Kesra Pemkab Lebak, Iyan Fitriyana mengaku akan segera melakukan solusi tindak lanjut terkait itu,” Kita akan cari berbagai solusi terbaik, intinya agar jangan sampai ada yang dirugikan,” jelasnya. (*)

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Banten

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

Banten

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Banten

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

Banten

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

BERITA TERBARU

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

Lada ‘Black Gold’, Artisnya Rempah-Rempah Zaman Kolonial

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.