Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » KCIC Bersikap Koperatif dan Siap Buka Data Bila Dugaan KPK Ada Korupsi

KCIC Bersikap Koperatif dan Siap Buka Data Bila Dugaan KPK Ada Korupsi

Berita Utama Rabu, 29 Oktober 2025 23:04 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

,GazanaPublika.com, Jakarta — Proyek kereta cepat Jakarta–Bandung, yang dikenal dengan nama Whoosh, kembali menjadi sorotan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah menelusuri dugaan praktik korupsi dalam pembangunan proyek strategis nasional tersebut, terutama indikasi penggelembungan anggaran atau mark up yang nilainya ditaksir mencapai ratusan juta dolar.

Langkah hukum ini disambut terbuka oleh pihak PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), selaku operator proyek. Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menegaskan bahwa perusahaannya tidak menutup diri atas penyelidikan lembaga antirasuah itu.

Advertisement

“KCIC akan bersikap kooperatif dan menghormati semua proses yang dijalankan KPK,” ujar Eva di Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, KCIC memahami pentingnya transparansi publik, apalagi proyek Whoosh melibatkan dana besar dan menjadi simbol kemitraan antara Indonesia dan Tiongkok dalam bidang infrastruktur modern.

Sebelum kabar ini mencuat, KPK rupanya telah bergerak sejak awal 2025. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut tim penyidik telah mengumpulkan informasi dan data pendukung jauh sebelum isu ini diketahui publik.

BACA JUGA:  Resmi Mendaftar ke Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Bersiap Menuju Pemilu 2029

“Penyelidikan perkara ini sudah dimulai sejak awal tahun,” ungkap Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Ia menambahkan, tahap penyelidikan masih dilakukan secara tertutup sehingga belum bisa dipublikasikan lebih jauh. Namun KPK membuka ruang bagi masyarakat untuk turut memberikan informasi tambahan yang dapat memperkuat bukti.

“Tim terus melakukan pencarian keterangan yang dibutuhkan untuk membantu mengungkap perkara ini,” imbuhnya.

Whoosh merupakan proyek strategis nasional yang mulai dikerjakan pada 2016 dan resmi beroperasi pada Oktober 2023. Dengan waktu tempuh hanya 40–45 menit dari Jakarta ke Bandung, proyek ini diharapkan menjadi simbol kemajuan transportasi modern di Indonesia serta solusi bagi kemacetan di jalur darat.

Namun di balik pencapaian teknologinya, proyek ini meninggalkan jejak keuangan yang berat. Total investasi Whoosh menembus 7,27 miliar dolar AS atau sekitar Rp 120 triliun, termasuk pembengkakan biaya senilai 1,2 miliar dolar AS.

BACA JUGA:  KPK Bongkar Brankas Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Berisi Gepokan Duit Miliaran dan Emas 2,5 Kg

KCIC sendiri merupakan perusahaan patungan antara PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dengan kepemilikan saham 60 persen dan Beijing Yawan HSR Co. Ltd. asal Tiongkok dengan 40 persen saham. Di pihak Indonesia, PSBI menaungi sejumlah BUMN besar seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Wijaya Karya (WIKA), PT Jasa Marga, dan PT Perkebunan Nusantara I.

Kasus ini menjadi ujian penting bagi proyek Whoosh—yang di satu sisi menjadi kebanggaan nasional karena membuka era transportasi cepat, namun di sisi lain menimbulkan tanda tanya besar soal akuntabilitas anggaran.

Sikap kooperatif KCIC menandai kesiapan perusahaan menghadapi sorotan publik dan lembaga penegak hukum. Bagi KPK, penyelidikan ini bisa menjadi momentum untuk menegaskan bahwa proyek strategis nasional bukan ruang bebas dari pengawasan. ***

Advertisement

Aksi Korupsi KPK
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version