Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Jokowi Angkat Bicara soal Pertemuan dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis: Harap Jadi Pertimbangan Restoratif Justice

Jokowi Angkat Bicara soal Pertemuan dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis: Harap Jadi Pertimbangan Restoratif Justice

Berita Utama Rabu, 14 Januari 2026 16:34 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Solo — Presiden ke-7 RI Joko Widodo akhirnya memberikan penjelasan terbuka mengenai pertemuannya dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, dua tokoh yang kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Jokowi di kawasan Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Kamis sore (8/1/2026).

Di hadapan awak media, Jokowi menegaskan bahwa kedatangan Eggi dan Damai tidak bermuatan politis maupun hukum secara langsung. Ia menyebut pertemuan itu murni sebagai ajang silaturahmi, sebuah tradisi sosial yang menurutnya patut dihormati terlepas dari konteks persoalan yang sedang berjalan.

Advertisement

“Iya hadir bersilaturahmi Bapak Prof Eggi Sudjana dan Bapak Damai Hari Lubis SH ke rumah saya, benar beliau-beliau hadir didampingi oleh pengacara Bu Elida Netty dan itu adalah kehadiran untuk silaturahmi. Saya sangat menghargai dan saya sangat menghormati silaturahmi beliau berdua,” kata Jokowi di Solo, Rabu (14/1/2026).

BACA JUGA:  Berdikari Pasca 50 Tahun Diembargo, Energi Raksasa Iran Teknologi Turbin Gas F-Class MGT-75

Jokowi menjelaskan, dari pertemuan tersebut ia berharap muncul ruang refleksi bagi semua pihak, khususnya aparat penegak hukum, untuk menimbang pendekatan penyelesaian yang lebih berorientasi pada keadilan restoratif. Namun, ia menegaskan tidak ada intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Menurut Jokowi, silaturahmi tersebut seharusnya dipahami sebagai niat baik antarindividu, bukan sebagai upaya menekan atau mempengaruhi institusi hukum.

“Dari silaturahmi itu semoga bisa menjadi bahan pertimbangan bagi Polda Metro Jaya dan para penyidik, apakah memungkinkan untuk ditempuh restoratif justice,” ujar Jokowi.

Ketika wartawan menanyakan apakah dalam pertemuan itu terdapat permintaan maaf dari Eggi Sudjana, Jokowi memilih merespons dengan nada menenangkan. Ia menilai substansi pertemuan tidak seharusnya direduksi pada ada atau tidaknya permintaan maaf secara formal.

BACA JUGA:  Polri Tegaskan Penetapan Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Berdasarkan Lebih dari Dua Alat Bukti

“Menurut saya ada atau tidak itu tidak perlu diperdebatkan, tetapi niat baik bersilaturahmi itu, itu tidak perlu diperdebatkan karena niat silaturahmi itu harus saya hormati dan hargai,” tegasnya.

Pernyataan Jokowi ini muncul di tengah sorotan publik terhadap proses hukum yang menjerat Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, sekaligus mempertegas sikapnya yang berupaya memisahkan relasi sosial kemanusiaan dari mekanisme hukum formal. Di tengah dinamika politik dan hukum yang mengiringi isu ijazah, Jokowi tampak memilih jalur simbolik: menekankan etika silaturahmi, tanpa menutup ruang bagi aparat untuk menjalankan kewenangannya secara independen.

Advertisement

Jokowi Polda Politik
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Berita Utama

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.