Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Prabowo Bentuk Satgas Energi Bersih, Target Konversi PLTD hingga 120 Juta Motor Bensin

Prabowo Bentuk Satgas Energi Bersih, Target Konversi PLTD hingga 120 Juta Motor Bensin

Berita Utama Jumat, 6 Maret 2026 17:24 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Pemerintah mempercepat langkah menuju transisi energi bersih. Prabowo Subianto memutuskan membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang bertugas mengawal percepatan implementasi energi terbarukan di Indonesia, mulai dari konversi pembangkit listrik berbasis diesel hingga transformasi kendaraan bermotor berbahan bakar bensin menjadi listrik.

Keputusan itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai rapat terbatas bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Advertisement

Dalam program tersebut, pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga kapasitas 100 gigawatt sekaligus mempercepat transisi kendaraan bermotor berbasis bahan bakar fosil ke listrik.

“Termasuk kaitannya dengan 100 gigawatt untuk PLTS, kemudian energi baru terbarukan, dan juga adalah percepatan konversi dari kendaraan bermotor kita yang 120 juta motor yang memakai bensin, kita akan mencoba bertahap untuk melakukan konversi ke motor listrik,” kata Bahlil.

BACA JUGA:  Polri Tegaskan Penetapan Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Berdasarkan Lebih dari Dua Alat Bukti

Menurut Bahlil, pembentukan Satgas menjadi langkah strategis agar seluruh program transisi energi berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.

“Dan karena itu Bapak Presiden membentuk tim Satgas untuk bisa melakukan percepatan ini,” imbuhnya.

Bahlil juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapat mandat langsung dari Presiden untuk memimpin Satgas tersebut sebagai koordinator sekaligus ketua.

Presiden Prabowo, kata dia, menargetkan implementasi program energi bersih dapat berjalan dalam waktu relatif singkat, yakni dalam rentang tiga hingga empat tahun ke depan.

“Bapak Presiden sangat berkeinginan untuk implementasinya dilakukan segera dan insya Allah kita akan melakukan dalam kurun waktu yang tidak lama. Bapak Presiden tadi menyampaikan bahwa maksimal 3 sampai 4 tahun, bahkan kalau bisa lebih cepat lagi,” ucap Bahlil.

Selain mendorong penggunaan energi ramah lingkungan, pemerintah juga melihat program konversi ini sebagai langkah strategis untuk menekan beban subsidi energi yang setiap tahun harus ditanggung negara.

BACA JUGA:  Rumah Anggota BPK Digeledah KPK

Bahlil menjelaskan, penggantian pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi PLTS berpotensi meningkatkan efisiensi sekaligus menurunkan kebutuhan subsidi listrik.

“Kita bisa mengurangi subsidi. Karena dengan kita mengonversi dari PLTD ke PLTS itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik kita dan sekaligus kita mendorong percepatan untuk pemakaian motor dan mobil listrik,” jelas dia.

Pemerintah juga berencana melanjutkan skema subsidi konversi motor bensin menjadi motor listrik seperti yang telah dijalankan sebelumnya. Saat ini, sekitar 200.000 unit motor ditargetkan dapat dikonversi setiap tahun.

Namun demikian, formulasi subsidi ke depan masih akan dibahas lebih lanjut oleh Satgas yang baru dibentuk tersebut.

“Semacam begitu (subsidi), tetapi nanti kita cari formulasinya yang baik. Satgas kan baru diumumkan hari ini. Jadi habis ini kami akan melakukan kerja-kerja Satgas sehingga perencanaannya lebih-lebih betul-betul presisi,” tandas Bahlil.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version