Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Tanker Minyak Dibajak di Lepas Pantai Somalia, Inggris Peringatkan Ancaman Perompakan Kian Nyata

Tanker Minyak Dibajak di Lepas Pantai Somalia, Inggris Peringatkan Ancaman Perompakan Kian Nyata

Berita Utama Minggu, 26 April 2026 1:40 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Ancaman pembajakan laut di kawasan Tanduk Afrika kembali menjadi sorotan setelah United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan sebuah kapal tanker minyak dibajak oleh pihak bersenjata tak berwenang di lepas pantai Somalia, lalu digiring masuk lebih jauh ke perairan teritorial negara tersebut.

Insiden itu dilaporkan terjadi pada 21 April di sekitar 45 mil laut timur laut kota Mareeyo, wilayah pesisir Puntland, Somalia. Dalam pernyataan resminya, UKMTO mengungkapkan bahwa kapal tanker tersebut diambil alih dan diarahkan ke selatan sejauh puluhan mil laut.

Advertisement

“Military Authorities have reported unauthorised persons taking control of the tanker and manoeuvring the vessel 77NM south within Somali territorial waters,” demikian pernyataan resmi UKMTO.

BACA JUGA:  KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Pernyataan itu memperjelas bahwa kapal tidak sekadar hilang kontak, melainkan telah berada di bawah kendali kelompok yang belum diidentifikasi, sementara pergerakannya dipantau masuk lebih dalam ke wilayah laut Somalia.

Dalam advisori lanjutan, UKMTO menilai rangkaian insiden yang muncul di kawasan tersebut bukan lagi peristiwa terpisah, melainkan sinyal meningkatnya ancaman keamanan maritim.

“Together, these events indicate a credible piracy threat,” tegas UKMTO.

Pernyataan lain datang dari European Union Naval Force (EUNAVFOR) Operation Atalanta, misi angkatan laut Uni Eropa yang selama bertahun-tahun memantau aktivitas pembajakan di kawasan Tanduk Afrika. Dalam respons awalnya, otoritas tersebut menyatakan tengah melakukan penilaian situasi dan berkoordinasi dengan otoritas regional.

“We are aware of the incident and are monitoring the situation closely in coordination with relevant maritime security partners,” demikian pernyataan pejabat keamanan maritim Uni Eropa yang dikutip media internasional.

BACA JUGA:  Kepala BGN Tolak Bertemu Mitra hingga Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja demi Hindari Fitnah

Sejumlah media asing, termasuk AFP dan Associated Press, melaporkan aparat keamanan maritim Puntland menduga sedikitnya enam pria bersenjata terlibat dalam pembajakan tersebut. Kapal tanker itu disebut sedang berlayar menuju Mogadishu ketika dicegat di laut lepas.

Belum ada klaim resmi dari kelompok pelaku maupun tuntutan tebusan. Namun insiden ini kembali mengingatkan dunia pada masa ketika perairan Somalia menjadi salah satu jalur pelayaran paling berbahaya di dunia.

Jika tren serupa terus berulang, bukan hanya keamanan pelaut yang terancam, tetapi juga stabilitas distribusi energi dan perdagangan internasional yang melintasi jalur strategis di Laut Arab dan Teluk Aden.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bahasa Jawa Menggema di Parlemen Malaysia, Kalam Salan Kritik Dampak Karhutla RI

Berita Utama

Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Internasional

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Banten

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

BERITA TERBARU

Survei SMRC: Tanpa KDM, Gibran Ungguli Prabowo dalam Simulasi Pilpres

Wajib Halal Diundur hingga 2028, Menteri UMKM Ungkap Biaya Jadi Kendala

Bahasa Jawa Menggema di Parlemen Malaysia, Kalam Salan Kritik Dampak Karhutla RI

Hudi Nurhudiyat: Menguatkan Kearifan Lokal dan Tasawuf

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version