Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

Berita Utama Kamis, 27 Agustus 2026 23:17 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, bersama sejumlah rekannya menyampaikan kekecewaan karena Ketua DPR RI Puan Maharani tidak menemui massa aksi secara langsung saat mereka menyampaikan aspirasi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Massa AMPB yang datang dari berbagai daerah tersebut diterima oleh sejumlah pimpinan DPR, yakni Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa. Pertemuan berlangsung di ruang Abdul Muis, Kompleks Parlemen, Senayan.

Advertisement

Perwakilan AMPB, Teguh Istiyanto, meminta pimpinan DPR memperhatikan massa yang berada di depan gedung parlemen. Ia menegaskan bahwa massa yang hadir bukan sekadar aktivis, melainkan masyarakat yang datang dari berbagai daerah untuk menyampaikan aspirasi.

“Ini di depan, itu ada rakyat Indonesia, Pak. Di depan sana, itu bukan aktivis, Pak. Rakyat murni, Pak, yang pengin bersuara. Tolong, entah nanti melalui perwakilan, tolong temui,” kata Teguh kepada pimpinan DPR.

Menurut Teguh, sebagian massa AMPB datang dari Pati, Jawa Tengah, sementara peserta lainnya berasal dari Surabaya dan Bali. Karena itu, ia meminta pimpinan DPR memberikan perhatian terhadap aspirasi masyarakat yang telah menempuh perjalanan jauh menuju Jakarta.

BACA JUGA:  RESMI: Pemerintah Tetapkan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME, Bagaimana Status Liburnya?

Selain persoalan tidak ditemuinya massa secara langsung, Teguh juga mempertanyakan ketidakhadiran Puan Maharani di ruang sidang paripurna saat penyampaian perkembangan RUU Perampasan Aset oleh Ketua Komisi III DPR Habiburokhman.

Teguh menilai kehadiran Ketua DPR dalam agenda tersebut penting, terlebih pembahasan RUU Perampasan Aset menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian masyarakat.

“Seharusnya sih yang kami minta menemui Ibu Ketua, tapi tadi di sidang paripurna tidak hadir. Dan saya nyatakan saya kecewa. Sidang paripurna itu sidang yang paling penting kok tidak hadir. Ini namanya menyepelekan negara,” ujarnya.

Ia juga meminta agar seluruh anggota DPR dapat memberikan perhatian serius terhadap setiap agenda persidangan yang berkaitan dengan kepentingan negara.

“Untuk selanjutnya, saya minta untuk semua sidang semua anggota itu hadir. Ini memikirkan negara kok nggak hadir,” kata Teguh.

BACA JUGA:  Sapu Bersih BUMN: Prabowo Opsi Usut Direksi 30 Tahun ke Belakang Hingga Bentuk Pengadilan Ad Hoc

Dalam perkembangan rapat paripurna tersebut, Puan Maharani sebenarnya hadir di sela-sela berlangsungnya persidangan, tepatnya ketika memasuki pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan atas RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025. Agenda tersebut dilaporkan oleh Wakil Badan Anggaran DPR Jazilul Fawaid sekitar pukul 11.15 WIB.

Sebelumnya, Puan tidak terlihat ketika penyampaian perkembangan RUU Perampasan Aset pada awal rapat paripurna. Pada saat bersamaan, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati bersama Puan kemudian memimpin rapat setelah Dasco, Saan dan Cucun meninggalkan ruang sidang untuk menerima perwakilan massa AMPB di ruang Abdul Muis.

Kepada wartawan parlemen, Puan memberikan penjelasan mengenai ketidakhadirannya pada awal rapat paripurna. Ia menjelaskan bahwa pimpinan DPR membagi tugas dalam setiap agenda yang berlangsung di parlemen.

Pertemuan antara perwakilan AMPB dengan pimpinan DPR tersebut menjadi bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat yang datang ke kompleks parlemen, khususnya terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik, termasuk perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Ruben Onsu Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Awal Mula Dugaan Penipuan Investasi

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.