Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pengamat Politik: Jokowi Berpeluang di Golkar Jadi Tempat Baru Baginya

Pengamat Politik: Jokowi Berpeluang di Golkar Jadi Tempat Baru Baginya

Berita Utama Selasa, 5 Maret 2024 8:11 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

Jakarta, GazanaPublika.com – Adi Prayitno, seorang pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, melihat adanya peluang terbuka bagi Presiden Joko Widodo untuk beralih ke jalur politik Partai Golkar setelah masa kepemimpinannya sebagai Presiden berakhir.

Menurut Adi, dari sejumlah partai politik yang saat ini mendukung Jokowi, Golkar menjadi pilihan yang paling mungkin menjadi tempat baru bagi mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Advertisement

“Golkar, sebagai partai besar, tampaknya menjadi tempat yang paling nyaman untuk berlindung di masa depan setelah Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden,” ungkap Adi kepada Kompas.com pada Minggu (3/3/2024).

Pertama, Adi menyoroti bahwa Golkar adalah partai politik yang sudah tua dengan massa pendukung yang besar. Pada Pemilu 2019, partai berlambang pohon beringin tersebut berhasil meraih 17.229.789 suara nasional, menempatkannya sebagai partai terbesar ketiga setelah PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.

BACA JUGA:  Ojol Akhirnya Menang, Bebas dari Eksploitasi

Kedua, Golkar dikenal tidak memiliki figur sentral yang dominan. Dalam situasi ini, Jokowi dapat menjadi tokoh utama di dalam partai tersebut.

Berbeda dengan partai lain seperti Partai Gerindra yang sulit untuk diakses oleh Jokowi karena keberadaan figur sentral, seperti Prabowo Subianto sebagai ketua umum partai berlambang garuda tersebut.

“Kalau di Golkar, aura Jokowi masih terlihat kuat meski sudah tak lagi jadi Presiden karena di Golkar sejauh ini tak ada figur sentral,” ujar Adi.

Adi menyatakan bahwa kemungkinan Jokowi bergabung dengan Golkar tergantung pada keinginan Jokowi dan kesiapan Golkar menerima atau menolaknya. Menurut Adi, jika Jokowi bergabung, ia kemungkinan akan mendapatkan posisi strategis yang menguntungkan baginya dalam partai.

Adi melihat bahwa elite Golkar tampak menyambut baik kemungkinan bergabungnya Jokowi, dan Jokowi sendiri tidak memberikan bantahan terhadap desas-desus tersebut. Adi berpendapat bahwa ketidakhadiran bantahan langsung dari Jokowi menunjukkan minatnya, meskipun belum diumumkan secara resmi.

BACA JUGA:  Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Sikapnya Plin-Plan

Adi menyimpulkan dengan menyatakan bahwa sekarang tinggal menunggu Jokowi untuk menegaskan kepindahannya ke Golkar, sementara Golkar terlihat menyambutnya dengan positif. Isu bergabungnya Jokowi dengan Golkar pertama kali muncul pada Desember 2023 setelah hubungannya dengan PDI-P merenggang.

Baru-baru ini, Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar, merespons positif terhadap kemungkinan Jokowi bergabung dengan partainya.

“Airlangga menyambut baik,” ucapnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (26/2/2024).

Sementara itu, Jokowi tidak memberikan jawaban tegas. Meskipun tidak memberikan bantahan, Presiden juga tidak membenarkan isu yang menyebutkan kemungkinan perpindahan ke Golkar.

“Saya setiap hari masuk Istana,” ungkap Jokowi di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (28/2/2024).(sumber: Kompas.com)

Advertisement

Joko Widodo Politik
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version