Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Arief Poyuono Beri Saran Mundur Kader PDIP dari Kabinet Jokowi Bukan Menunggu Dipecat

Arief Poyuono Beri Saran Mundur Kader PDIP dari Kabinet Jokowi Bukan Menunggu Dipecat

Berita Utama Selasa, 20 Agustus 2024 17:14 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono (foto: Antaranews.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Politikus Partai Gerindra, Arief Poyuono, menyerukan agar para menteri dari PDIP yang masih menjabat di Kabinet Indonesia Maju untuk segera mundur daripada menunggu diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo. Menurut Poyuono, langkah ini penting untuk menegaskan perbedaan sikap politik antara PDIP dan Jokowi.

“PDIP seharusnya berani menarik menteri-menterinya dari kabinet jika memang sudah berbeda haluan dengan Jokowi. Jangan menunggu dipecat, lebih baik mundur sendiri. Ini untuk menunjukkan bahwa PDIP serius dengan garis politik yang berbeda,” ujar Poyuono dalam acara *Political Show* yang disiarkan di CNN Indonesia TV pada Senin malam (19/8/2024).

Advertisement

Poyuono mengkritik keberadaan para menteri PDIP yang masih berada di kabinet meski partainya belakangan ini terlihat mengambil sikap yang berbeda dengan Presiden Jokowi. Ia menilai lebih baik PDIP menarik seluruh menterinya dan menyatakan oposisi terang-terangan selama sisa masa pemerintahan.

BACA JUGA:  Prabowo Beri Sinyal Kirim Nama Destry Damayanti ke DPR, Belum Tegas Soal Calon Gubernur BI

“Jika benar-benar memiliki ideologi yang berbeda, sebaiknya PDIP menarik semua menterinya sekarang juga. Lebih baik begitu daripada menunggu reshuffle. Ini bisa menjadi langkah yang lebih tegas untuk menunjukkan perbedaan politik,” tambahnya.

Namun, Juru Bicara PDIP, Chico Hakim, memberikan pandangan yang berbeda. Ia menjelaskan bahwa keberadaan menteri-menteri PDIP di kabinet memiliki dasar yang kuat, mengingat PDIP adalah partai utama pengusung Jokowi di dua pemilu presiden. Chico menegaskan bahwa PDIP tetap bekerja untuk kepentingan rakyat, dan para menterinya tidak akan mundur hanya karena perbedaan politik.

“Kami tetap bekerja untuk rakyat, dan kami merasa punya kompetensi yang baik. Kalau memang Presiden Jokowi merasa tidak butuh, beliau punya hak prerogatif untuk memberhentikan kami, tapi tidak perlu menggunakan kode-kode,” kata Chico.

BACA JUGA:  Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas, 1 Hilang

Sebelumnya, pada Senin (19/8/2024), Presiden Jokowi telah melantik sejumlah menteri dan wakil menteri baru dalam reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta. Pergantian ini termasuk mengganti beberapa menteri yang sebelumnya diisi oleh kader PDIP dengan tokoh-tokoh baru dari partai lain dan profesional. Beberapa posisi baru juga diisi oleh orang dekat Prabowo, memperkuat sinyal koalisi antara Jokowi dan Prabowo dalam pemerintahan.

Sumber: CNNIndonesia.com

Advertisement

Joko Widodo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version