Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Sambil Menahan Tangis, Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden

Sambil Menahan Tangis, Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden

Berita Utama Jumat, 6 Desember 2024 15:19 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Yogyakarta – Miftah Maulana Habiburrahman, yang dikenal sebagai Gus Miftah, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Pengumuman tersebut disampaikan Gus Miftah sambil menahan tangis di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, yang ia pimpin. Dalam konferensi pers pada Jumat (6/12/2024), Gus Miftah membacakan surat pengunduran dirinya.

Advertisement

“Dengan hati yang penuh kerendahan dan setelah melalui perenungan mendalam, saya memutuskan untuk mundur dari tugas sebagai Utusan Khusus Presiden,” ucap Gus Miftah, yang tampak tak kuasa menahan tangis.

Keputusan ini muncul di tengah gelombang kritik terhadap Gus Miftah yang sempat viral. Ia menjadi sorotan setelah dianggap merendahkan seorang penjual es teh, Sunhaji, di sebuah forum pengajian di Magelang. Dalam insiden tersebut, Gus Miftah disebut melontarkan kata-kata kasar kepada penjual tersebut ketika diminta membeli dagangan Sunhaji.

BACA JUGA:  Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tolak Berdamai dan Siapkan Eksepsi

Insiden itu memicu reaksi keras dari masyarakat. Kritik datang tidak hanya dari warganet tetapi juga dari kalangan politik, termasuk Partai Gerindra yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, muncul sejumlah petisi daring di Change.org yang mendesak pencopotan Gus Miftah dari jabatannya.

Salah satu petisi, berjudul “Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden,” berhasil mengumpulkan lebih dari 250 ribu tanda tangan dalam waktu singkat.

Presiden Prabowo, melalui Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya, sebelumnya telah menegur Gus Miftah atas tindakannya. Meski begitu, Gus Miftah telah meminta maaf secara langsung kepada Sunhaji dan juga melalui media publik.

BACA JUGA:  Kapolri Temui Jaksa Agung: Tidak Pernah Ada Masalah di Antara Dua Institusi

Dalam pernyataan sebelumnya, Gus Miftah menghindari pertanyaan tentang desakan pencopotan dirinya. “Itu bukan wewenang saya, jadi saya tidak akan menanggapinya,” katanya di Pondok Pesantren Ora Aji, beberapa waktu lalu (4/11/2024)

Langkah pengunduran diri ini dianggap sebagai tanggung jawab moral atas berbagai kritik yang ia terima dan diharapkan dapat meredakan situasi yang tengah memanas.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version