Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Keributan di Ruang Sidang Kasus Hasto Kristiyanto, Empat Orang Diduga Penyusup Diusir

Keributan di Ruang Sidang Kasus Hasto Kristiyanto, Empat Orang Diduga Penyusup Diusir

Berita Utama Kamis, 17 April 2025 19:26 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadi sorotan setelah empat orang diduga penyusup diusir oleh simpatisan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, yang sedang menjalani persidangan kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan.

Kejadian ini terjadi saat puluhan pendukung Hasto sudah memadati ruangan sejak pukul 09.00 WIB, menunggu dimulainya sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Tiba-tiba, suasana gaduh muncul ketika beberapa pendukung Hasto, termasuk politikus PDIP Guntur Romli, menuding adanya orang asing yang menyusup ke dalam ruangan.

Advertisement

Empat orang yang tidak diketahui identitasnya itu kemudian disoraki dan dipaksa keluar dari ruang sidang oleh massa pendukung. Alasan pasti pengusiran tersebut belum jelas, namun mereka dituding sebagai pihak yang tidak diundang. Sidang hari ini sendiri terbuka untuk umum dan dihadiri sejumlah tokoh PDIP, termasuk Ganjar Pranowo.

BACA JUGA:  Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

Di luar gedung pengadilan, suasana juga tidak kalah panas. Massa pendukung dan kontra Hasto menggelar aksi, menambah ketegangan di sekitar lokasi persidangan.

Tiga Saksi Kunci Hadir

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan tiga saksi dalam persidangan ini, yaitu:
1. Arief Budiman – Komisioner KPU RI periode 2012-2017 dan 2017-2022.
2. Wahyu Setiawan – Komisioner KPU 2017-2022 yang pernah terlibat kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR.
3. Agustiani Tio Fridelina – Mantan anggota Bawaslu yang juga pernah tersandung kasus suap terkait Harun Masiku.

Wahyu Setiawan dan Tio Fridelina sebelumnya telah menjadi narapidana dalam kasus suap PAW DPR yang melibatkan Harun Masiku—buronan KPK sejak 2020—dan Hasto Kristiyanto.

BACA JUGA:  KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Tuduhan terhadap Hasto Kristiyanto

Hasto didakwa melakukan dua pelanggaran utama:
1. Merintangi penyidikan KPK dengan menghalangi upaya penangkapan Harun Masiku, yang hingga kini masih buron.
2. Memberi suap Rp600 juta kepada Wahyu Setiawan untuk memuluskan proses PAW anggota DPR periode 2019-2024 agar kursi Harun Masiku dapat diduduki.

Selain Hasto, tersangka lain dalam kasus ini adalah Donny Tri Istiqomah (belum diproses lebih lanjut), Saeful Bahri (sudah divonis bersalah), dan Harun Masiku yang masih dalam daftar buron KPK.

Sidang ini terus menjadi perhatian publik, mengingat posisi Hasto sebagai Sekjen partai besar dan dinamika politik yang menyertainya. Persidangan akan berlanjut dengan pemeriksaan lebih mendalam terhadap saksi-saksi terkait.

Advertisement

Kasus
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version