Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Anies Kembali Singgung Anggaran IKN: Tak Urgen

Anies Kembali Singgung Anggaran IKN: Tak Urgen

Berita Utama Selasa, 5 Desember 2023 0:48 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

GAZANAPUBLIKA.COM – Anies Baswedan, Calon presiden nomor urut 1, menyoroti kembali soal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam sebuah kampanyenya kemarin di Karawang, Senin (4/11/2023).

Menurut Anies Baswedan, anggaran besar yang dialokasikan untuk pembangunan IKN tidak digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak atau urgensi di Indonesia.

Advertisement

“Saya sering sampaikan ini, kita merasakan sekali betapa anggaran yang begitu besar sering tidak digunakan untuk kebutuhan yang urgen,” ujar Anies.

Anies melanjutkan,, “Kita punya kebutuhan-kebutuhan urgen, saya sering pertanyakan membangun IKN hari ini,” sambungnya.

Menurut pernyataan Anies, anggaran besar sebaiknya dialokasikan untuk membiayai kebutuhan yang mendesak, seperti pembangunan kota yang masih tertinggal, peningkatan sistem transportasi umum, serta pemerataan akses air minum kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Manfaatnya (lebih banyak) mana (digunakan) di banyak kota atau di satu kota IKN?” tanya Anies ke kader Partai Nasdem, dijawab dengan banyak kota.

BACA JUGA:  'Under Invoicing' Diberangus, Menkeu Purbaya Optimis IHSG Bakal 'Double' Untung

Bukan kali pertama Anies menyinggung soal IKN. Anies, calon presiden nomor urut 1 ini telah beberapa kali menolak pembangunan IKN yang dianggapnya akan menciptakan ketimpangan baru di Kalimantan Timur.

Menurutnya, IKN bukanlah solusi untuk meratakan perekonomian Indonesia karena proyek tersebut hanya berfokus pada pembangunan satu kota baru di tengah hutan, tanpa memberikan dampak yang merata bagi seluruh wilayah.

“Jangan sampai kita membangun hanya di satu lokasi yang justru menimbulkan ketimpangan baru. Inilah visi kita dan kita semua menyiapkan susunan programnya untuk bisa mendorong desa-desa maju, kota kecil menjadi menengah, yang menengah menjadi besar di seluruh wilayah Indonesia,” kata Anies di Depok, Jawa Barat, Minggu (26/11/2023).

BACA JUGA:  Pengusutan Aliran Dana Bupati Pekalongan Nonaktif: KPK Telusuri Pembelian Rolex di Butik Jam Mewah

Beda dengan Anies, di sisi lain, calon wakil presidennya, Muhaimin Iskandar berkomitmen untuk tetap melanjutkan pembangunan IKN jika terpilih dalam Pilpres 2024. Muhaimin, yang akrab disapa Cak Imin ini, menyatakan komitmennya ini usai menghadiri acara bedah visi misi yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, pada Senin (4/12/2023). (Sumber: Kompas.com)

“IKN ini produk undang-undang, tentu kalau undang-undang, harus terus dilaksanakan,” ujar Cak Imin.

Walaupun berencana melanjutkan pembangunan IKN, Cak Imin menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap rencana ibu kota pengganti Jakarta tersebut.

“Masalahnya hanya dua, apakah bisa diefisiensikan lebih baik lagi, dievaluasi cara kerja ibu kota Indonesia. Kedua adalah pendekatan pembangunan dan kesiapan anggaran. itu yang akan terus dievaluasi,” kata Muhaimin.(Sumber: Kompas.com)

Advertisement

IKN
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.