Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Empat Anjing Pelacak Polri Sisir Sungai Cari Tiga Korban Banjir Nagekeo

Empat Anjing Pelacak Polri Sisir Sungai Cari Tiga Korban Banjir Nagekeo

Daerah Jumat, 19 September 2025 14:23 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Manggarai Barat – Empat anjing pelacak (K9) milik Polri dikerahkan untuk mencari tiga warga yang hilang akibat banjir bandang di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (18/9/2025).

“Tim K9 mencari korban banjir bandang yang hilang,” kata Kapolsek Mauponggo, Ipda Dewa Putu Suariawan, Kamis.

Advertisement

Empat anjing pelacak tersebut masing-masing bernama Felicia, Karel, Born, dan Mosa. Dua di antaranya berasal dari Markas Besar (Mabes) Polri, sedangkan dua lainnya milik Polda NTT. Tim Mabes Polri terdiri atas enam personel, sementara tim K9 Polda NTT diperkuat lima personel.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

Anjing-anjing itu terlihat mengendus sejumlah titik di sepanjang alur sungai tempat korban diduga hanyut. Di sekitar lokasi pencarian dipasang garis polisi. Dari kejauhan, warga tampak memadati tepian sungai untuk menyaksikan aksi anjing pelacak tersebut.

Sebelumnya, empat warga Desa Sawu dilaporkan hanyut akibat banjir bandang pada 8 September 2025. Satu korban, Achiles Agustinus Busa Jago (14 bulan), ditemukan tewas pada 10 September 2025 di bawah tumpukan kayu sekitar dua kilometer dari rumahnya.

Tiga korban lainnya yang masih dalam pencarian ialah Mariano Tom Busa Jago (29), Sebastiana So’o (42), dan Desiderius Geraldi (14 bulan).

BACA JUGA:  Dana Tambahan Rp202 Miliar Masuk, Bupati Bima Naikkan Gaji P3K Paruh Waktu

Banjir bandang di Kecamatan Mauponggo juga menyebabkan enam korban jiwa lainnya, lima orang di antaranya berasal dari Desa Sawu dan satu orang dari Desa Lokalaba. Satu korban dari Desa Sawu dilaporkan meninggal dunia di RSUD Aeremo pada Rabu (17/9/2025) sore.

Selain itu, dua warga mengalami luka berat dan dirujuk dari Puskesmas Mauponggo ke RSUD Aeremo Mbay. Dengan demikian, hingga 17 September 2025 tercatat total 11 korban akibat banjir bandang Nagekeo, termasuk korban luka-luka.

Advertisement

Banjir Bencana Alam
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Kamonesan NJP Cianjur Himpun 110 Seniman, Siapkan Kolaborasi Kolosal ‘Sasakala Gunung Padang’

Daerah

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon di Bogor

Daerah

Sherly Tjoanda Keluhkan 16 Ribu Hektare TORA Tak Kunjung Dibagikan ke Petani

Daerah

Massa Geruduk Kantor Bupati Pekalongan, Tuntut Kepsek dan Guru yang Terekam CCTV Dipecat

BERITA TERBARU

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version