Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ Diprotes Warga

Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ Diprotes Warga

Daerah Selasa, 7 April 2026 20:51 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,  Jakarta — Ramai diperbincangkan di media sosial, papan baliho atau billboard promosi film bertuliskan ‘Aku Harus Mati’ akhirnya diturunkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah menuai keluhan warga karena dinilai mengganggu kenyamanan ruang publik.

Billboard tersebut menampilkan tulisan besar “Aku Harus Mati” dengan latar visual makhluk berwarna biru bermata merah, yang memicu keresahan, terutama di kalangan orang tua dan pengguna jalan.

Advertisement

Kasatpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan biro reklame yang memasang materi promosi tersebut. Hasil koordinasi itu, papan reklame langsung diturunkan.

“Sudah, sudah, iya. Jadi kita sudah koordinasi sama biro reklamenya untuk segera menurunkan. Betul, betul (yang menurunkan billboard pihak biro),” kata Satriadi, Minggu (5/4/2026).

BACA JUGA:  Jumat Keliling Kapolsek Bekasi Barat Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Darusallam Kranji

Sejauh ini, terdapat tiga billboard yang telah ditertibkan di sejumlah titik di Jakarta, yakni:

• Jalan Puri Kembangan, Jakarta Barat
• Jalan Daan Mogot Km 11 (Jembatan Gantung), Jakarta Barat
• Pos Polisi Perempatan Harmoni, Jakarta Pusat

Menurut Satriadi, satu billboard diturunkan pada Sabtu (4/4), sementara dua lainnya diturunkan pada Minggu (5/4).
“Ada yang kemarin, ada yang hari ini. Kemarin satu, hari ini dua,” ujarnya.

Pemprov DKI menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat. Pemerintah juga membuka kemungkinan penertiban lanjutan apabila ditemukan billboard serupa di lokasi lain.

BACA JUGA:  Bandung Darurat Begal, Negara Tidak Boleh Kalah oleh Penjahat Jalanan

“Saat ini baru ada tiga ya yang kita turunkan. Kalau memang ada informasi lagi kita akan lakukan penurunan,” tambah Satriadi.

Langkah penurunan billboard ini juga disebut sebagai bagian dari upaya menjaga ruang publik agar tetap aman dan nyaman bagi semua kalangan, termasuk anak-anak dan remaja. Beberapa pihak, termasuk tenaga kesehatan dan pemerhati komunikasi publik, turut menilai pesan visual tersebut berpotensi menimbulkan dampak psikologis yang tidak diinginkan.

Peristiwa ini pun memicu perdebatan lebih luas mengenai batas kreativitas promosi film di ruang publik, khususnya untuk konten bergenre horor yang menggunakan pesan sensitif.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Daerah

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Daerah

Student Care Vocation Padukan Budaya Tradisional dan Literasi Digital untuk Generasi Muda

Daerah

Tiga Siswa SMAN 22 Garut Terpilih Jadi Anggota Pasbara Upacara Hari Pramuka Tingkat Kabupaten

Daerah

PSI Garut Gelar Cukur Rambut Gratis, Kolaborasi dengan Seniman Pangkas ASGAR Indonesia

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.