Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Rano Karno Tawarkan Solusi Alternatif untuk Mengatasi Banjir dan Kemacetan Jakarta

Rano Karno Tawarkan Solusi Alternatif untuk Mengatasi Banjir dan Kemacetan Jakarta

Berita Utama Senin, 2 September 2024 19:34 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Rano Karno, Cawagub Jakarta (foto: Detik.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memaparkan pendekatannya dalam menangani masalah banjir dan kemacetan yang selama ini menghantui Ibu Kota, jika dirinya terpilih dalam Pilgub Jakarta. Menurutnya, tantangan utama Jakarta adalah dua masalah klasik yang tak kunjung usai.

“Fokus kita harus pada peningkatan kapasitas drainase kota. Kita sudah memahami bahwa banjir ini, meski sering dianggap hanya genangan, tetap membutuhkan penanganan cepat agar surut dengan lebih efisien,” ujar Rano Karno saat menyambangi Kampung Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Senin (2/9/2024).

Advertisement

Rano menegaskan bahwa banjir adalah tantangan terbesar yang dihadapi Jakarta, terutama saat musim hujan tiba. Meski demikian, ia mencatat bahwa Jakarta tidak lagi mengalami banjir besar seperti pada tahun 2007. Namun, kondisi cuaca ekstrem saat musim kemarau, dengan panas yang sangat tinggi, juga memerlukan perhatian khusus.

BACA JUGA:  Penista Agama dengan Tantangan Hadiah Miras Bagi Penghapal Al Quran: Kasus Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

“Penghijauan kota harus menjadi prioritas. Ruang terbuka hijau harus diperluas untuk mengurangi emisi karbon yang berdampak pada iklim kota kita,” tambahnya.

Selain itu, Rano juga menyoroti kemacetan sebagai masalah serius lainnya di Jakarta. Dengan populasi yang membengkak hingga 14 juta jiwa di siang hari dan menyusut menjadi 9 juta di malam hari, kemacetan di jam-jam sibuk menjadi hal yang tak terelakkan.

“Kemacetan ini terutama terjadi di jam-jam sibuk, seperti saat orang berangkat dan pulang kerja. Ini menuntut kita untuk merevitalisasi dan memperbaiki sistem transportasi yang ada,” jelas Rano.

Rano juga mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan oleh gubernur-gubernur sebelumnya. “Sutiyoso memulai dengan busway, bayangkan jika kita tidak punya busway, pasti Jakarta akan berhenti total. Lalu, Fauzi Bowo meneruskan dengan MRT, dan para penerusnya seperti Ahok dan Anies juga telah melakukan banyak hal,” tuturnya.

BACA JUGA:  Komnas HAM Kecam Aksi Taufik Hidayat Sekap dan Siksa Pacar di Bandung

Menurut Rano, keberlanjutan dari berbagai program transportasi ini adalah kunci untuk mengatasi kemacetan di Jakarta ke depannya. Dengan menggabungkan peningkatan infrastruktur drainase, penghijauan kota, dan revitalisasi transportasi, Rano yakin Jakarta bisa mengatasi tantangan banjir dan kemacetan yang selama ini menjadi momok bagi warga Ibu Kota.

Sumber: Detik.com

Advertisement

Banjir
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

Daerah

Student Care Vocation Padukan Budaya Tradisional dan Literasi Digital untuk Generasi Muda

Daerah

Tiga Siswa SMAN 22 Garut Terpilih Jadi Anggota Pasbara Upacara Hari Pramuka Tingkat Kabupaten

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.