Ilmu amal dekatnya dengan perbuatan nurani ( hati) sedangkan ilmu alam dekatnya dengan dengan pengetahuan atau akal pikiran. (AOA)
GazanaPublika.com -Bagaimana hal ini memberikan tanda dua jalur yang berbeda antara hati dan akal. Perbuatan akal akan berhubungan dengan alam semesta. Akal bisa mengetahui apa saja yang ia inginkan dan mungkin efeknya bisa membangun dunia yang megah yang tadinya dunia ini kosong menjadi tampak gemerlap namun apakah yang diperbuat alam kepada manusia. Hanya melayani manusia di dunia ini dengan segala kebutuhannya yang beraneka ragam. Apakah semua itu akan membawa manusia kepada kehidupannya di akhirat kelak?
Sedangkan ilmu Amal berhubungan dengan hati. Ada sesuatu yang dirasakannya ketika manusia mengedepankan amal perbuatannya Amal adalah bentuk investasi manusia untuk dirinya kepada Tuhan sehingga telat Allah akan memberikan ganjaran yang baik kepadanya untuk kehidupan di akhirat. Amal tidak sepenuhnya bisa dilogikakan dan mungkin hanya sebagian saja. Ketika kita membahas soal sedekah, logika kita hanya bisa menangkap bahwa perbuatan itu menunjang kehidupan manusia lain dari manfaat sedekah yang diberikan. Lalu apakah sebatas itu. Tentu saja tidak, sebab substansi sedekah adalah salah satu Amal yang bisa meningkatkan hubungan kita kepada Allah. Namun sebelum kita menarik hubungan korelasi antara Amal dengan Ketuhanan sebetulnya amal sangat bermanfaat buat dirinya sendiri yang melakukan amal tersebut khususnya melembutkan hati. Orang yang melakukan amal perbuatan akan tercegah dari segala kemudharatan baik kepada hatinya maupun kepada fisiknya, dia akan diberi lapang rezeki dan tercegah dari segala penyakit dan musibah lainnya.
Pengalaman dekatnya adalah perjalanan dunia yang dirasakan dirinya dengan yang dirasakan dari kehidupan zahir sedangkan pengamalan yang dirasakan dekatnya perjalanan rohani yang dirasakan dekatnya dengan kehidupan bathin.
Pengalaman itu berasal dari kata alam dengan imbuhannya maka Pengalaman adalah proses atau keadaan yang dialami seseorang dalam kehidupannya. Dia akan terlibat dengan seluk-beluknya kehidupan tentang sesuatu yang membangun keadaan dirinya dan alam sekitarnya yang pada akhirnya bermanfaat untuk dirinya dan orang lain. Seseorang akan bisa meningkatkan keberadaan dirinya dengan pengetahuan dan keterampilan. Namun semua itu akan Hampa dan tidak bermanfaat apabila pengalaman itu tidak ditunjang oleh pengamalan. Pengamalan adalah sesuatu yang memberi manfaat dan nilai pada pengalaman dan pengalaman akan sia-sia tanpa disertai dengan pengamalan.
Pengalaman dan pengamalan ketulusannya besar.
Pada akhirnya pengalaman dan pengamalan apabila dipertemukan dalam satu visi yang kuat keduanya akan menunjang kehidupan untuk ukhrawi manusia.
Penulis:
AOA
